Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Ini Saran Epidemiolog untuk Pemprov DKI

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 23 November 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314144 kasus-covid-19-kembali-tinggi-ini-saran-epidemiolog-untuk-pemprov-dki-dCOvGdsXVv.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Kasus harian baru Covid-19 di Jakarta kembali meninggi. Tercatat pada tanggal 22 November 2020 sebanyak 1.342 kasus kembali ditemukan dengan begitu totalnya kasus Covid-19 di Ibu Kota menjadi 125.822.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan langkah yang harus dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam menekan angka kasus harian Covid-19 dengan memasifkan testing, tracing dan treatment (3T) di masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) transisi.

“Jadi lalukan aja sekaranf 3T-nya dengan lebih optimal, jangan sampai turun dan tingkatkan sampai 4-5 kali standar WHO,” kata Dicky kepada Okezone di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Kemudian, Dicky melanjutkan Pemprov DKI tak boleh membiarkan adanya kerumunan yang membuat kenaikan kasus baru. Lalu, untuk saat ini sebaiknya sekolah jangan terlebih dahulu dibuka.

Baca Juga: Jika Terjadi Kerumuman, Kemenkes Bakal Lacak Covid-19 hingga ke Kecamatan

“Keramaian (jangan ada) dan jangan ada pembukaan sekolah pesantran dan kampus. Kemudian WFH (work from home) tetap 70 persen minimal,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyebutkan jika Pemprov DKI harus menegaskan kedisplinan masyarakat ihwal protokol kesehatan. Sebab di masa PSBB hal tersebut belum berjalan secara efektif.

“Karena hanya setengah menegakan kedisplinan,” pungkas Dicky.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini