Diduga Dianiaya, Wanita Cantik di Bogor Lapor Polisi

Wildan Hidayat, iNews · Senin 23 November 2020 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314209 diduga-dianiaya-wanita-cantik-di-bogor-lapor-polisi-Vjrs5qVeQf.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BOGOR - Diduga menjadi korban kekerasan, seorang wanita cantik di Kabupaten Bogor, Jawa Barat melapor ke pihak kepolisian lantaran mengalami luka lebam di bagian tangan kanan. Dirinya mengaku didatangi sejumlah preman saat berada di rumahnya.

Wanita muda tersebut berinisial DD, warga Komplek Perumahan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu 22 November 2020 dinihari.

Baca Juga: Sidang Perdana Penusuk Syekh Ali Jaber, Pelaku Didakwa Pasal Berlapis

Korban diduga dianiaya oleh sahabatnya sendiri terkait urusan rumah tangga. Akibat kejadian itu, korban langsung divisum di rumah sakit sebagai bukti laporan ke pihak kepolisian.

Menurut korban, peristiwa terjadi saat dirinya sedang tidur didatangi sejumlah orang yang masih sahabatnya. Pada saat itu, korban mendapat kekerasan karena dituding menyembunyikan seorang pria di dalam rumahnya.

"Saya jam 3 pagi sedang tidur, ramai di seberang rumah saya. Ada 2 mobil, satu saya kenal, satu tidak kenal, satu mobil polisi. Disitu mereka ramai dan ada sekutiri, saya gak tau saya pikir yang bermasalah orang di depan, saya pikir yang bermasalah orang di depan, saya pikir bukan urusan saya, saya tidur lagi," tuturnya.

Baca Juga: Kawanan Pemotor di Makassar Rusak Mobil dan Aniaya Pengemudinya

Namun, tak lama kemudian lampu rumahnya mati, dan setelah dicek ternyata hanya rumahnya saja yang mati. Kemudian, DD keluar rumah, dan ternyata orang-orang sudah berkumpul di depan pintu rumahnya dengan kamera.

Meski korban telah menyuruh para pelaku untuk memeriksa seluruh ruangan di rumahnya, namun apa yang dituduhkan ternyata tidak terbukti. Korban yang tidak terima dalam kejadian ini melaporkannya ke polsek setempat.

Sementara Kapolsek Babakan Madang Komisaris Polisi Silfia Sukma Rosa saat dikonfirmasi di kantornya oleh sejumlah media tidak bersedia untuk menjelaskan kasus ini.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini