Kapendam Tegaskan Pencopotan Baliho Habib Rizieq Memang Perintah Pangdam Jaya

Riezky Maulana, iNews · Senin 23 November 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314276 kapendam-tegaskan-pencopotan-baliho-habib-rizieq-memang-perintah-pangdam-jaya-PUZ5taL4Ek.jpg Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Jayakarta (Kapendam) Letkol Arh Herwin Budi Saputra. (Foto : iNews/Riezky Maulana)

JAKARTA – Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Jayakarta (Kapendam Jaya) Letkol Arh Herwin Budi Saputra memastikan pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya murni atas inisiatif dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Sebelumnya, Markas Besar (Mabes) TNI menyebut tidak pernah memerintahkan pencopotan baliho tersebut.

"Memang ini adalah perintah panglima (Daerah Militer) langsung, perintah dari Pangdam," ucapnya di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Lebih lanjut Herwin menjelaskan, Pangdam memerintahkan mencopot baliho tersebut lantaran menganggap situasi di wilayah yang dipimpinnya sedang tidak baik-baik aja. Sekali lagi dia menegaskan, pencopotan baliho murni kebijakan yang dikeluarkan Mayjen TNI Dudung.

"Pangdam itu menganggap situasi kewilayahan Jakarta ada sesuatu. Jadi ini adalah kebijakan dan pertimbangan seorang Panglima Kodam," ujarnya.

Dia menuturkan, jangan ada lagi yang berupaya memecah belah bangsa dan FPI merupakan salah satu bagian dari negara Indonesia. Menurutnya, FPI hanya perlu diubah untuk bisa patuh terhadap Pancasila.

"Ini kan rakyat juga, rakyat kita juga. Mereka itu masyarakat Indonesia yang harus diubah untuk turut dan ikuti Pancasila," tuturnya. (ERH)

Sebagaimana diketahui, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Mabes TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, perintah tersebut hanyalah ada di jajaran Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya).

Pernyataan Riad menjawab soal viralnya video pencopotan baliho besar Habib Rizieq Shihab oleh sejumlah pria berbaju loreng dan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengaku bahwa kegiatan tersebut adalah perintahnya.

Baca Juga : Kapuspen Tegaskan Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

"Tidak ada (perintah) pencopotan baliho kalau di Mabes. Itu kebijakan Panglima Kodam Jaya karena melihat situasi di lapangan," ujar Riad saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga : KSP Sebut Pencopotan Baliho Habib Rizieq Sudah Sesuai UU TNI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini