Hendak Sholat Subuh, Guru Ngaji di Bekasi Motornya Dibegal Kawanan Bandit

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 23 November 2020 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314384 hendak-sholat-subuh-guru-ngaji-di-bekasi-motornya-dibegal-kawanan-bandit-TaUCLNmDIR.jpg foto: ist

BEKASI – Seorang guru mengaji di Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi Abdul Hakim menjadi korban begal di depan rumah kontrakannya di Gang H Ceman.

Akibat peristiwa itu, korban kehilangan sepeda motor dengan nomor polisi B 4818 KIP. Saat ini polisi tengah memburu para pelakunya yang berjumlah lebih dari dua orang itu.

"Kami sedang mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi yang merekam aksi pembegalan itu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Iptu Santri Dirga ketika dikonfirmasi, Senin (23/11/2020).

Peristiwa pembegalan terhadap Abdul itu bermula dirinya keluar rumah hendak melaksanakan Sholat Subuh berjamaah serta mengajar mengaji di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Kampung Sawah sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Ketika itu, kata Santri, korban sudah dibuntuti usai keluar dari gang rumah kontrakannya. Mengetahui dibuntuti, korban menghindar, namun kawanan begal itu malah memepet korban hingga terjatuh.

Pelaku yang berada di belakang kemudian turun dan sambil mengeluarkan celurit. "Korban merasa takut langsung pergi menyelamatkan diri dan meninggalkan motornya," ungkap dia.

Ketika lari, korban sempat berteriak meminta pertolongan dan ingin mengejar kawanan begal itu. Namun, beberapa rombongan kawan pembegalan datang. "Kondisi jalan juga sepi dan tidak ada warga yang melihat peristiwa tersebut," beber dia.

Tak hanya itu, lanjut Santri, para kawanan pelaku juga mengambil barang berharga yang ada di sepeda motor korban.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 unit sepeda motor Honda Beat, B-4818-KIP, warna biru putih, tahun 2018, 1 unit handphone, surat-surat berupa KTP, kartu ATM, STNK asli," tutup dia.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini