Penghina Brimob Minta Maaf, Polisi : Proses Hukum Tetap Berjalan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 23 November 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314789 penghina-brimob-minta-maaf-polisi-proses-hukum-tetap-berjalan-a7b4S7t75j.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BOGOR - Penghina aparat Brimob terkait pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS) berinisial AJ (24), sudah menyatakan permintaan maaf atas tindakannya tersebut. Video permintaan maaf AJ itu diunggah langsung oleh akun Instagram @brimob_id.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit itu memperlihatkan AJ sambil memegang e-KTP menyampaikan permohonan maaf atas komentarnya kepada Brimob. Terdengar pula suara pria dalam video memandu AJ untuk menyampaikannya.

"Assalamualaikum, saya dengan Albian Johari yang mempunyai akun instagram albian_31 jujur saya yang mengatakan kotor terhadap Brimob saya memohon maaf sebesar-besarnya, saya sangat menyesal," potongan video AJ dalam akun @brimob_id.

Baca juga:

Pemuda yang Hina Brimob Copot Baliho Habib Rizieq di Medsos Dijerat UU ITE   

Hina Polisi Terkait Pencopotan Baliho Habib Rizieq, Pemuda Bogor Ditangkap

Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar membenarkan adanya video permintaan maaf oleh AJ. Namun, proses hukum tetap berjalan.

"Video permohonan maaf itu di luar konteks penyidikan. Proses hukum tetap berjalan," singkat Rachmat, kepada Okezone, Senin (23/11/2020).

Dalam kasus ini, AJ dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik.

"Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan indivindu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) atau setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik," ungkap Rachmat.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh polisi berupa satu unit handphone milik AJ. Saat ini, tersangka sudah ditahan di Mapolresta Bogor Kota.

"Motif belum ya, masih ditangani krimsus," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini