Penjelasan Keluarga Terkait Viral Jenazah Anak Dibawa Pakai Motor

Tim Okezone, Okezone · Senin 23 November 2020 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314819 penjelasan-keluarga-terkait-viral-jenazah-anak-dibawa-pakai-motor-7CnEGYQ2MA.jpg Jenazah anak dibawa pakai mtoro (Foto : Tangkapan layar video viral)

BOGOR - Video viral beredar di media sosial di mana pengendara motor berboncengan sambil membawa jenazah dibungkus kain jarik, di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pihak keluarga pun agka bicara perihal peristiwa tersebut. "Bagaimana nih pak, ingin pinjam ambulans, oh ntar dulu kata pak satpam. 'kita nanya dulu sama yang di sana (pihak klinik)'. Katanya enggak boleh," ujar bibi korban, Muniah, Senin (23/11/2020).

Satpam tersebut, kata Muniah, menjelaskan ambulans yang ada dikhususkan untuk mengangkut orang sakit, bukan untuk yang sudah meninggal.

"Karena enggak boleh, nyetopin angkot. Pas angkot sudah dapat, bapak ngurusin surat kematian dulu. Karena mungkin kelamaan, angkotnya pergi," tuturnya.

Karena itu, pihak keluarga pun kebingungan bagaimana cara mereka membawa jenazah korban. Mereka lalu bertanya pada pihak terkait.

"Jadi gimana pak? (Dibawa) pakai motor? Terserah, bilangnya terserah. Ya sudah, dibawalah," kata Muniah.

Baca Juga : Viral Video Jenazah Diangkut Pakai Motor di Bogor, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya!

Sebelumnya, Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor membenarkan video tersebut. Kejadian itu berawal saat ada seorang anak yang mengalami panas sehingga dibawa orangtuanya ke rumah sakit.

"Itu kejadian sudah dari hari Jumat sakit, anak itu dibawa ke rumah sakit oleh orangtuanya kemudian dinyatakan panas. Dibawa balik (ke rumah)," kata Ricky, dikonfirmasi wartawan.

Pada Minggu 22 November 2020, anak itu kembali dibawa ke rumah sakit yang sama. Namun, setibanya di rumah sakit sudah dinyatakan meninggal dunia.

Merasa tak percaya, orangtua membawa anaknya itu ke sebuah klinik untuk memastikan kondisinya. Akan tetapi, pihak klinik juga menyatakan bahwa kondisi anaknya sudah meninggal dunia.

Dari klinik tersebut, akhirnya orangtua sang anak kembali ke rumahnya dengan menaiki motor. Sebelumnya, pihak klinik sudah menyatakan tidak mempunyai mobil untuk mengantar jenazah.

"Setelah dinyatakan (meninggal) klinik menyatakan tidak ada mobil jenazah, kalau mobil orang sakit ada," ucap Ricky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini