Wakil Bupati Bogor Setuju Libur Panjang Akhir Tahun Ditiadakan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 23 November 2020 23:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 338 2314833 wakil-bupati-bogor-setuju-libur-panjang-akhir-tahun-ditiadakan-o7Ag4uHZOI.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

BOGOR - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mendukung pemerintah pusat yang memutuskan akan mengurangi masa libur panjang akhir tahun 2020 mendatang. Karena, berdampak kerumunan luar bisa di wilayahnya salah satunya di kawasan Puncak.

"Saya sih setuju libur panjang yang bakal mengundang kerumunan itu pemerintah pusat kewenangannya untuk tidak dilaksanakan. Karena ke Kabupaten Bogor dampaknya luar biasa," kata Iwan, kepada wartawan, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, apabila libur panjang nantinya tidak dilaksanakan juga bisa berdampak pada efesiensi anggaran covid-19 dan petugas di lapangan.

"Seperti libur panjang kemarin ada konsekuensi dengan pasukan Satpol PP, Dishub, BPBD mendingan anggaran-anggaran itu kita fokuskan kepada penanganan covid di bidang kesehatan, bantuan sosial dari pada kegiatan pencegahan yang mengeluarkan banyak anggaran," ungkap Iwan.

Oleh karena itu, Pemkab Bogor pastinya menyambut baik dan akan mengikuti arahan pemerintah pusat. "Ya pastilah (mengikuti arahan) karena Bogor ini deket dengan Jakarta jdadi pasti yang paling cepet berdampak Kabupaten Bogor," tutupnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memangkas libur akhir Tahun 2020. Libur panjang akhir tahun ini bertepatan dengan libur nasional Hari Raya Natal 25 Desember 2020 dan libur pengganti Hari Raya Idul Fitri serta Tahun Baru 1 Januari 2021.

Baca Juga : Ngaku Panitia CPNS, Emak-Emak Tilap Uang Jutaan Rupiah

Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/11/2020). Jokowi meminta agar keputusan ini segera dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait

"Kemudian berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai mengikuti rapat terbatas.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini