Agustinus Panjat Tower, Polisi: Cari Sensasi Kalau Lagi Tak Punya Duit

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 24 November 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 338 2315155 agustinus-panjat-tower-polisi-cari-sensasi-kalau-lagi-tak-punya-duit-bqx5EC8wPb.jpg Agustinus Woro panjat tower (Foto: Sudin Gulkarmat Jaksel)

JAKARTA - Polisi menyebut aksi Agustinus Woro (50) yang memanjat tower di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan hanya sekadar mencari sensasi. Sebab, aksi tersebut sudah berulang kali.

"Kalau saya bilang cari sensasi lah kalau lagi nggak punya duit. Nanti dikasih duit petugas atau dibelaskasihani sama orang," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Sri Widodo sata dihubungi, Selasa (24/11/2020).

Sri mengungkapkan, Agustinus sudah berulang kali memanjat objek bangunan tinggi di Jakarta. Dia memanjat agar menjadi perhatian banyak orang. 

"Di Senen itu dua kali itu, di seberang balai sidang sekali, depan Polda Metro arah timur sisi utara sekali. Ini kumat lagi di sini," ujar dia.

Baca Juga: Agustinus Panjat Tower Lagi, Kali Ini di Lapangan Mabes Polri

Dalam aksinya kali ini, Agustinus juga membentangkan spanduk berwarna putih yang bertuliskan meminta untuk membubarkan partai komunis. Dia juga menuliskan mengenai kekejaman Pansi sosial Cipayung.

"Jokowi-Amin, TNI-Polri, mahasiswa, rakyat, raja2, tokoh adat, kep suku, bersama imam besar muslim siap bubarkan partai2 pol korup-kap komunis. Gong Pancasila," demikian bunyi spanduk yang dibentangkan Agustinus.

"Panti sosial Cipanyung 2 JKT panti paling biadab di dunia. Lebih kejam dari sel polisi, lebih kejam dan seram dari penjara. Komnas HAM/Polri segera sidak terbuka panti biadab tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Sederet Aksi Agustinus Woro Memanjat Sutet hingga Markah Jalan di Jakarta

Saat ini, Agustinus sudah berhasil diturunkan setelah Pemadam Kebakaran mengerahkan satu unit skylift. Selanjutnya Agustinus dibawa ke Polsek Kebayoran Baru.

"Di atas sempat dibujuk juga sama komandan saya. Dari Damkar juga naik, setelah itu lima menit dia turun," pungkas Sei Widodo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini