Jelang Libur Panjang, Wagub DKI Imbau Warga Tetap di Rumah

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 24 November 2020 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 338 2315492 jelang-libur-panjang-wagub-dki-imbau-warga-tetap-di-rumah-LulDIoxrp0.jpg Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (foto: Sindo)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengingatkan kepada warga DKI untuk tetap berada di rumah. Apalagi memasuki libur akhir tahun, masyarakat biasanya menghabiskan waktu untuk berlibur.

"Sebentar lagi kita akan memasuki libur panjang, untuk itu masyarakat kami minta untuk tetap berada di rumah, manfaatkan libur panjang bersama, anak, istri keluarga sekitarnya, tidak perlu ke luar kota, karena berpotensi dapat menimbulkan penyebaran covid sebagaimana kita alami pada bulan-bulan sebelumnya," kata Ariza di Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Baca juga:

Jelang Akhir Liburan, Bandara Juanda Dipadati Calon Penumpang

Parah, Lalu Lintas di Banyuwangi Menuju Bali Macet 20 Km

Bus Habis, Ribuan Penumpang Berjejalan di Terminal

Ia meminta pemerintah pusat untuk bisa mengurangi libur panjang. Ariza khawatir setelah libur panjang akan muncul cluster baru Covid-19.

"Agar masyarakat tetap berada di rumah. Sekali lagi kami minta semua masyarakat menyikapi libur panjang dengan bijak, tetap berada di rumah bersama keluarga," tutupnya.

Sebelumnya, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, perkembangan kasus virus corona secara nasional menunjukkan tanda-tanda relatif terkendali.

"Jadi kalau kita lihat perkembangan kasus nasional selama ini, sebenarnya menunjukkan tanda-tanda bahwa kasus Covid ini relatif terkendali," kata Wiku di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB.

Meski pada Oktober lalu ada libur panjang, tapi situasi Covid-19 masih terkendali sekalipun ada kenaikan kasus.

"Meskipun juga ada libur panjang, dan kita sudah pengalaman dengan beberapa libur panjang, mulai dari Idul Fitri, Idul Adha kemudian ada pada saat Hari Kemerdekaan memang ada peningkatan kasus cukup besar pada saat libur panjang bulan Agustus. Dan situasi terkendali setelah September ada kenaikan kasus," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini