Kesal Suami Sering Mabuk, Istri Sewa Pembunuh Bayaran

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 25 November 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 338 2316084 kesal-suami-sering-mabuk-istri-sewa-pembunuh-bayaran-cmebk4Ih35.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kesal dengan perilaku suami yang sering mabuk-mabukan, seorang istri di Kramat Jati, Jakarta Timur tega menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa sang suami. Beruntung nyawa sang suami bisa terselamatkan meski dalam kondisi kritis.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian mengatakan, selain sering minum-minuman alkohol, Lucky (32) juga sering menganiaya istrinya yang bernama Dian (32).

"Istrinya ini sering dianiaya, dipukuli suaminya selama 10 tahun," kata Arie di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (25/11/2020).

Tak kuasa menahan perlakuan sang suami, Dian kemudian menyewa jasa 3 orang preman yang diberi tugas untuk menghabisi nyawa sang suami.

"Bayarannya sebesar Rp100 juta kepada tiga preman tersebut untuk menganiaya korban," ujarnya.

 Aniaya

Akhirnya pada 2 November 2020, tiga preman yang berinisial GG (20), FF (16), dan RS (17) melancarkan aksinya menganiaya korban di rumahnya, Jalan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Tiga pelaku masuk ke dalam rumah korban yang saat itu juga ada istri korban," katanya.

Setelah mendapat perintah dari Dian, tiga preman itu langsung membacok korban yang tengah tidur menggunakan golok. Korban mengalami luka berat. Beruntung korban berteriak dan terdengar warga kemudian pelaku melarikan diri. Warga langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat dan melapor polisi.

"Kami melakukan penyelidikan dan pelaku tertuju pada istri korban dalangnya. Setelah itu, kami dapat amankan tiga pelaku yang aniaya," ucapnya.

Saat ini keempat pelaku sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Timur. Atas perbuatan ketiganya, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHPidana dan Pasal 353 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini