Dinas SDA DKI Klaim Mampu Kendalikan Banjir Dalam 6 Jam

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 26 November 2020 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 338 2316450 dinas-sda-dki-klaim-mampu-kendalikan-banjir-dalam-6-jam-v3aOnqyyPG.jfif Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Dudi Gardesi menegaskan bahwa pihaknya optimis bisa mengendalikan banjir Ibu Kota dalam enam jam meski adanya fenomena La Nina.

"Sesuai Ingub kita seoptimal mungkin dalam enam jam, tapi dengan kondisi bukan limpasan air dari hulu. Tanpa ada luapan dari kali, atau rob dari laut," kata Dudi saat dihubungi Okezone, Kamis (26/11/2020).

Baca juga:

Cek Waduk Pondok Ranggon, Anies Pastikan Banjir di Jaktim Dapat Diantisipasi

Antisipasi Banjir, Sudin Pertamanan & Hutan Utamakan Relokasi Pohon   

Dudi mengatakan, pihaknya sudah membeli 19 pompa mobile dengan daya sedot air mencapai 500 kubik perdetik yang saat ini akan segera dikirimkan ke Jakarta.

"Mungkin sedang on going project, ya kita menunggu mudah-mudahan di pertengahan Desember," ucap dia.

Ia menambahkan, Dinas SDA DKI Jakarta juga telah melakukan penggerukan kali dan waduk untuk menambah kapasitas daya tampung air.

"Kayak di Pondok Rangon walaupun secara teknis belum bisa, tapi coba kita fungsikan sedemikian rupa, sehingga waktu banjir datang dia bisa tempat parkir air dulu sementara. Supaya meredam di hilir," jelasnya.

Dudi menjelaskan, bahwa waduk-waduk yang pompanya rusak juga sudah diperbaiki. Sebanyak 30 pompa telah diservis dan diperbaikan agar bisa mengoptimalkan daya tampung waduk saat menghadapi La Nina di Ibu Kota.

"Contohnya Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, bisa kita optimalkan sehingga untuk menampumg airnya lebih besar. Airnya kita minimumkan disedot dari pompa itu," terangnya.

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah menggali 2 ribu lebih sumur resapan yang tersebar di lima wilayah Ibu Kota. Menurut dia, pembuatan ribuan sumur resapan tersebut juga melibat warga setempat.

"Kita tingkatkan kualitasnya ada beberapa sehingga dia lebih optimal fungsinya. Contohnya di Cawang jadi kita tambah lagi sumur resapannya dengan sumur bor dalam yang sampai kelapisan pasir. Ternyata waktu hujan lokal setempat lumayan efektif untuk mengurangi genangan di Jalan DI Pandjaitan," sambungnya.

"Di timur dan ada beberapa yang melibatkan warga di Jaksel cuma lokasinya nanti saya up date," tambah Dudi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini