Kapolda Metro Irjen Fadil Temui Pimpinan DPRD DKI

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 26 November 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 338 2316663 kapolda-metro-irjen-fadil-temui-pimpinan-dprd-dki-SzJcPMwhfn.jpg Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran temui pimpinan DPRD DKI Jakarta (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menemui pimpinan DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Fadil mengatakan, pihaknya ingin bersilaturahmi dengan wakil rakyat Ibu Kota. Kata dia, Polda Metro Jaya ingin bersinergi dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Jakarta harus sehat sehingga kita bisa berkativitas," kata Fadil.

Fadil mengatakan, pihaknya ingin meminta dukungan DPRD DKI Jakarta untuk mengalokasikan anggaran guna membangun Kampung Tangguh Covid-19 di setiap Rukun Wilayah (RW) DKI Jakarta.

Menurut Fadil, Kampung Tangguh Covid-19 dibentuk guna menghadapi dampak sosial dari pandemi virus corona. Nantinya, lanjut dia, Forkopimda akan menggandeng warga hingga LSM dalam menjalankan program kampung tangguh tersebut.

"Kalau dia menggunakan konsep kampung tangguh maka dia akan lebih bisa dipertanggungjawabkan, karena melibatkan warga. Dia tahu betul siapa di situ yang terdampak, perlu bantuan sehingga penyaluran bansos BLT dan sebagainya itu bisa maksimal," lanjut dia.

"Kita juga bisa mengoptimalkan agar wilayah itu menjadi aman, bebas narkoba, bebas hoax, bebas radikalisme intoleransi dan lainnya. Insya Allah nanti akan berjalan, saya yakin bisa berjalan dengan baik," tutur dia.

Baca Juga : Keluhan Pasien Positif Covid-19, Susah Cari Ruang Rawat Inap

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mendukung langkah Polda Metro Jaya yang ingin membentuk Kampung Tangguh Covid-19 di setiap RW Ibu Kota.

Prasetio menilai, semua pihak harus solid dan bersinergi dalam penanggulangan pandemi Covid-19. "Kita akan mendukung untuk masyarakat yang banyak karena bukan apa-apa, sekali lagi kita harus solid pasti penyakit pandemi hilang, tapi kalau kita nggak solid, ini pecah belah akhirnya bingung masyarakat," ucap dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini