Puskesmas Gelar Rapid Test Massal di Petamburan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 27 November 2020 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 338 2317291 puskesmas-gelar-rapid-test-massal-di-petamburan-Ri1WLdHd67.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Rapid test massal Covid-19 kembali digelar guna mendekteksi dini klaster, dari kerumunan hajatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Tes massal Covid-19 tersebut digelar di empat titik mulai SD 01 Petamburan, Taman BMW, Kebon H. Umar, hingga lapangan futsal.

"(Target) kalau kemarin diinfokan Pak Dandim itu ada 1.000 infonya, enggak hanya dari Puskesmas ada juga Biddokkes Polda ada juga dari Kesdam," kata Kepala Puskesmas Tanah Abang, Sari Ulfa saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Baca juga:

Tegang! Laskar FPI Hadang Prajurit TNI di Rumah Habib Rizieq

Polri Sebut Baliho Habib Rizieq Ditertibkan karena Melanggar Perda

Hari Ini Habib Rizieq Direncanakan Tes Swab di RS Ummi Bogor

Sari mengatakan, saat ini rapid test tersebut masih berlangsung. Tes ini digelar sebagai langkah petugas dalam melakukan testing, dan tracing setelah adanya kerumunan di Petamburan.

Ia menambahkan, tes massal Covid-19 bersama ini baru pertama kali dilakukan serentak di Tanah Abang.

"Ini yang pertama, kemarin kan Polda," tutur dia.

 

Sebelumnya, sebanyak 273 warga Petamburan mengikuti rapid test massal yang digelar selama tiga hari pada 21-24 November 2020 di SD 01 Petamburan, Jakarta.

Kepala Penanggungjawab Tim Rapid Test Biddokes Polda Metro Jaya, Ipda Rismiani mengatakan, bahwa hari pertama dan kedua pelaksanaan rapid test diikuti oleh masing-masing 80 orang warga.

Kemudian, lanjut dia, sebanyak 107 warga kembali mengikuti rapid test pada Selasa 24 November 2020.

"Hari pertama 80, kedua 80, hari ini sebanyak 107 warga yang ikuti rapid test massal," kata Rismiani di lokasi, Selasa 24 November 2020.

Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan kasus 5 warga yang reaktif Covid-19 saat dirapid test pada hari. Kemudian, Dua warga yang reaktif dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan swab antigen. Sementara, tiga warga lainnya memilih kabur setelah mengetahui dirinya reaktif Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini