Pemprov DKI Sabet 2 Penghargaan Bhumandala Award 2020

Tim Okezone, Okezone · Minggu 29 November 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 338 2318310 pemprov-dki-sabet-2-penghargaan-bhumandala-award-2020-2FyDpicNDK.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukan penghargaan Bhumandala Award 2020 (Foto: Instagram Anies Baswedan)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih dua penghargaan dalam Bhumandala Award tahun 2020, yaitu Bhumandala Kanaka (Medali Emas) dan Bhumandala Kencana (Geoportal Terbaik) kategori Provinsi dari Badan Informasi Geospasial (BIG) RI. Penghargaan ini diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

“Kami menempatkan Penghargaan Bhumandala ini bukan semata-mata sebagai sebuah penghargaan untuk kita kejar saja, tetapi untuk kesempatan saling belajar dan prosesnya memberikan manfaat kepada kita,” kata Gubernur Anies saat menerima penghargaan, dikutip dari Channel Youtube Badan Informasi Geospasial “Seremonial Bhumandala Award 2020”, melalui keterangan tertulis yang diterima media, Minggu (20/11/2020).

Baca Juga: Ormas Siap Bela Anies Hadapi Preman Bayaran yang Demo dan Mencaci Maki

Lebih lanjut Gubernur Anies menyampaikan DKI Jakarta sebagai sebuah Provinsi ukurannya tidak besar, yakni berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 171 tahun 2007 tentang Penataan, Penetapan Batas dan Luas Wilayah Kelurahan di Provinsi DKI Jakarta disebutkan Luas DKI Jakarta sekitar 662,33 km² dan berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, jumlah penduduk DKI Jakarta tahun 2019 mencapai 11.063.324 jiwa, jumlah ini sudah termasuk WNA sebanyak 4.380 jiwa.

Berarti, kepadatan penduduk DKI Jakarta saat ini telah mencapai 16.704 jiwa/km². Bandingkan dengan kepadatan penduduk Indonesia yang hanya 141 jiwa/km² (hasil dari proyeksi penduduk tahun 2020 dibagi dengan luas daratan Indonesia). “Di tempat ini ada kepadatan, ada kompleksitas, ada masalah informasi tata ruang yang amat kompleks karena itu pada tanggal 17 Januari 2018, kami meluncurkan sebuah program namanya Jakarta Satu, prinsipnya adalah Satu Peta, Satu Data, Satu Kebijakan, yang mengintegrasikan sehingga semua pengambilan keputusan berdasarkan data,” ujar Anies.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra, menyampaikan apresiasi kepada Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI Jakarta, Jakarta Satu, yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) Provinsi DKI Jakarta atas prestasi pencapaian tertinggi dalam Bhumandala Award 2020.

“Saya sampaikan selamat kepada DCKTRP sebagai Leading Sector, dapat memotivasi, menginspirasi, memperkuat, dan meningkatkan semangat instansi lainnya dalam membangun elemen-elemen simpul jaringannya agar terus terbina secara berkelanjutan, aktif dan operasional,” ujar Benni saat dihubungi melalui percakapan daring.

Baca Juga: APBD DKI 2021 Rp82,5 Triliun Prioritaskan Banjir dan Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19 

Benni menambahkan, Simpul Jaringan Informasi Geospasial, Jakarta Satu telah terintegrasi dengan Sistem Perizinan/ Nonperizinan di DKI Jakarta, JakEVO dan telah mendukung beberapa kegiatan strategis dan pelayanan yang dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam penyuluhan perizinan kepada pemohon terkait zonasi, apakah lokasi/lahan yang dimohonkan oleh pemohon perizinan/nonperizinan diperkenankan atau tidak diperkenankan untuk dilakukan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

“Sistem Jakarta Satu telah terintegrasi dengan JakEVO dalam memberikan informasi secara real time dan menyeluruh terhadap ketentuan dalam perizinan dan potensi investasi di Jakarta, sehingga mendukung kami dalam memberikan konsultasi dan asistensi kepada para pengusaha yang akan memulai usaha dan menanamkan modalnya di Jakarta agar kegiatan investasi yang dilakukan dapat terealisasi,” jelas Benni.

Di samping itu Sistem Jakarta Satu juga telah dimanfaatkan secara langsung oleh warga Ibu Kota, khususnya pemohon perizinan dan nonperizinan di wilayah DKI Jakarta dengan mengakses pada laman https://jakartasatu.jakarta.go.id.

“Transparansi kebijakan dalam bidang penataan ruang dan pertanahan menjadi kunci keberhasilan Sistem Jakarta Satu dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.” ujar Benni

Press Release Webinar Penanganan Covid-19 Sistem Jakarta Satu, memuat informasi aspek keruangan dalam sistem koordinat tertentu atau sistem koordinat Universal Transverse Mecator (UTM) yang sangat bermanfaat dalam perencanaan kota yang holistik, memberikan ruang yang dibutuhkan masyarakat termasuk juga memperhatikan aspek lingkungan. Sehingga pemerintah dapat mengupayakan kolaborasi semua aspek berdasarkan pendekatan kewilayahan.

“Dengan adanya Sistem Jakarta Satu, semakin membuktikan bahwa mengurus perizinan dan nonperizinan di DKI Jakarta dapat dilakukan secara mandiri, tanpa menggunakan jasa pihak ketiga, karena Urus Izin Sendiri itu Mudah,” pungkas Benni.

JakEVO diapresiasi

Plt Kepala Badan Informasi Geospasial, Muhtadi Ganda Sutrisna menyampaikan apresiasi Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI Jakarta, Jakarta Satu, yang sudah melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan pertukaran data berjalan dengan lancar dan terbuka. Data yang digunakan bersama oleh OPD terbukti meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pemantauan pembangunan.

“Salah satunya pengembangan aplikasi yang cukup baik adalah Integrasi Jakarta Satu dengan JakEVO yang juga terintegrasi dengan Sistem OSS, selain itu Kerjasama dengan instansi vertikal seperti Kementerian ATR/BPN juga merupakan nilai tambah dari Provinsi DKI Jakarta” ujar Muhtadi dalam keterangan tertulis.

Muhtadi menambahkan, Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI Jakarta didukung dengan teknologi yang canggih dan dikelola dengan baik. Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat jumlahnya memadai dan memiliki kompetensi yang tepat. Pengelolaan informasi Geospasial dengan perencanaan yang baik, terukur dan efisien.

“Geoportal DKI dibangun dengan baik, memiliki data yang lengkap dan mudah diakses” pungkas Muhtadi.

Penyelenggaraan Bhumandala Award – Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial merupakan ajang dua tahunan yang telah memasuki tahun keempat sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2014 lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tercatat meraih penghargaan dalam ajang tersebut yaitu Terbaik II Tingkat Provinsi pada tahun 2016 dan Bhumandala Kanaka tahun 2018, serta pada tahun ini Pemprov. DKI Jakarta kembali mempertahankan prestasi tertinggi dalam ajang tersebut yaitu Bhumandala Kanaka (Medali Emas) dan Bhumandala Kencana (Geoportal Terbaik) Kategori Provinsi tahun 2020

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini