Pemkab Tangerang Klaim Sudah Lakukan Pencegah di Acara Haul Abuya Uci

Isty Maulidya, Okezone · Senin 30 November 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 338 2319114 pemkab-tangerang-klaim-sudah-lakukan-pencegah-di-acara-haul-abuya-uci-QmFX9cziEP.jpg Foto: Okezone.com/Isty

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang buka suara setelah terjadinya kerumunan massa di sebuah acara haul yang digelar oleh pesantren di wilayah Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu (29/11/2020) lalu. Pemkab Tangerang bersama dengan kepolisian setempat mengklaim telah melalukan pencegahan untuk mencegah massa datang ke acara tersebut.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, setelah mendapatkan undangan kegiatan tersebut pada tanggal 17 November 2020, dia langsung memanggil panitia penyelenggara untuk membahas pelaksanaan acara. Dalam pertemuan itu juga ditegaskan bahwa kondisi kabupaten Tangerang masih berada di zona oranye penyebaran Covid-19.

"Pertama ada undangan ke Kantor Bupati, memang ini rutin juga mengundang kepala daerah, baik Bupati dan Gubernur. Ketika mendapat undangan itu kami memanggil panitia, kami katakan kabupaten Tangerang masih zona oranye," ujar Zaki di Kantor Bupati Tangerang, pada Senin (30/11/2020).

Baca juga:

Presiden Jokowi Kecewa Penanganan Covid-19: Semuanya Memburuk!

Doni Monardo: Habib Rizieq Pernah Kontak Erat dengan Pasien Covid-19

Selain itu, Zaki juga meminta agar acara bisa ditunda karena Banten sendiri masih melaksanakan PSBB. Namun, dari pihak panitia menginginkan agar acara tetap berjalan. Hal tersebut membuat bupati memberikan dua pilihan, yaitu pelaksanaan acara dibatasi atau ditunda.

"Saya sampaikan dua opsi itu disetujui untuk disampaikan ke panitia. Tanggal 19 November, kami undang panitia dan menginformasi kegiatan Haul, dengan opsi. Saya berusaha membujuk menangguhkan atau menunda. Kemudian mendapat info bahwa pelaksanaan haul dibatasi hanya untuk santri dan keluarga besar Cilongok," ucapnya.

Zaki juga menegaskan, pihaknya bersama dengan Polresta Tangerang dan juga Polda Banten sudah berusaha untuk mengantisipasi adanya kerumunan masa dengan mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti acara. Selain itu, Pemkab Tangerang juga memberikan fasilitas berupa siaran langsung melalui Banten TV.

"Kami tiga pilar sudah berusaha melakukan antisipasi. Ini karena antusias masyarakat yang luar biasa," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini