Akankah Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polisi Hari Ini?

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 01 Desember 2020 06:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 338 2319158 habib-rizieq-belum-dipastikan-penuhi-panggilan-polisi-hari-ini-ptLps8WXAn.jpg Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI), Yanuar Aziz mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui apakah Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada hari ini, Selasa (1/12/2020).

"Belum tahu," singkat dia saat dikonformasi Okezone.

Aziz berjanji akan segera memberikan informasi kepada awak media untuk memastikan apakah Habib Rizieq akan bersedia menghadiri panggilan penyidik Polda Metro Jaya atau tidak.

"Besok (hari ini) dikabari Insya Allah," ucap dia.

 Baca juga:

15 Menit di Petamburan, Polda Metro Resmi Panggil Habib Rizieq Shihab   

Soal Keberadaan Habib Rizieq di Sentul, FPI: Saya Tidak Tahu   

Sebelumnya, Aziz menilai pemanggilan penyidik terhadap Habib Rizieq dan menantunya Habib Hanif Alatas karena kerumunan di Petamburan merupakan hal yang biasa. Pasalnya, ia menduga pemanggilan tersebut merupakan bentuk kedzaliman.

"Biasa saja, karena kita sudah lihat dugaan kedzaliman dan ketidakadilan ini," ucap dia.

Ia menduga, proses hukum kepada Habib Rizieq dan keluarganya merupakan kesewenang-wenangan aparat hukum.

"Laporan tanggal 25 kemudian tanggal 27 alias dua hari saja sudah ada proses penyidikan dan pemanggilan. Artinya mungkin inilah proses tercepat dan bisa kita usulkan masuk MURI," tutur dia.

Dia juga menyoroti berbagai peristiwa kerumuanan yang berlangsung di daerah namun tidak mendapat sanksi apapun dari pihak kepolisian.

"Jangankan proses hukum, denda saja tidak ada. Oleh karena itu kami ucapkan selamat tinggal penegakan hukum tanpa pandang bulu dan diskriminatif. Selamat tinggal keadilan dan kami ucapkan selamat datang tirani," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Habib Rizieq dan mantunya Habib Hanif Alatas telah mendapatkan surat pemanggilan yang dikirimkan Kasubditkamneg Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Randra Ramadansyah.

Adapun penyidikan polisi ini terkait terjadinya dugaan tindak pidana di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan menghasut supaya melakukan sesuatu perbuatan yang dapat dihukum, melawan pada kekuasaan umum dengan kekerasan.

Atau supaya jangan mau menuruti peraturan undang-undangan atau perintah yang sah sesuai undang undang darurat atau karantina kesehatan sebagaimana yang dimaksud Pasal 160 KUHP dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini