FPI Pastikan Gerakan Kaos Habib Rizieq pada 2 Desember Tetap Berjalan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 01 Desember 2020 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 338 2319171 fpi-pastikan-gerakan-kaos-habib-rizieq-pada-2-desember-tetap-berjalan-QX045oLO9I.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) memastikan bahwa acara dialog nasional, dan gerakan menggunakan kaus bergambar Habib Rizieq, akan tetap diselenggarakan sesuai jadwal pada Rabu 2 Desember 2020.

Pengacara FPI, Ichwan Tuankotta memastikan acara tersebut tetap akan berlangsung kendati Habib Rizieq mendapatkan panggilan polisi akibat kerumunan Petamburan pada hari ini, Selasa (1/12/2020).

"Kalau rencana 212 masih sesuai schedule berjalan Insya Allah," kata Ichwan saat dihubungi Okezone.

Baca juga:

Soal Keberadaan Habib Rizieq di Sentul, FPI: Saya Tidak Tahu   

Diperiksa soal Habib Rizieq, Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan

Gerakan Kaos Bergambar Habib Rizieq Digelar Serempak pada 2 Desember 2020

Ichwan menambahkan, sejauh ini pihaknya tidak memiliki kendala berarti untuk menyelenggarakan acara pengganti Reuni 212 di Monas tersebut.

"Dan acara dialog tetap berjalan," tuturnya.

Seperti diketahui, reuni akbar 212 yang dijadwalkan pada 2 Desember mendatang ditunda karena tidak mendapat izin dari Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena umat Islam akan serentak memakai kaos bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab serta mengibarkan bendera bergambar beliau di berbagai tempat.

 

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan, akan ada gerakan kaos dan bendera Habib Rizieq untuk menggantikannya sekaligus memperingati 212. Dia menginstruksikan kepada alumni 212 di Jakarta maupun di daerah untuk mengibarkan bendera HRS di rumah masing-masing.

“Harapan (untuk) teman-teman, tanggal 2 bulan 12 mengibarkan bendera di rumah masing-masing. Yang punya kaos juga (dipakai), kita tunjukkan rasa cinta, kepatuhan, dan kewibawaan kepada beliau (Habib Rizieq Shihab) dengan kaos bergambar beliau,” ujar Slamet dilansir dari YouTube Refly Uncut, Jumat 27 November 2020.

Slamet juga membantah jika gerakan ini dianggap sebuah aksi. “Enggak (bukan aksi), seperti pakai baju biasa saja. Kan enggak dilarang pakai baju gambar HRS. Enggak ada undang-undangnya, kan? Kecuali, pemerintah mau bikin undang-undangnya besok,”sindirnya.

Dia menambahkan, kalau nanti pihak UPT Monas mengizinkan acara untuk diselenggarakan dan sudah mengantongi izin dari pihak terkait (Gubernur DKI Jakarta dan Kepolisian), acara Reuni PA 212 akan kembali diadakan.

Selain mengibarkan bendera dan kaos Habib Rizieq Shihab, Reuni PA 212 juga mempunyai agenda dialog nasional dengan 100 ulama dan tokoh. Undangan tersebut nantinya akan diberikan kepada beberapa tokoh di antaranya, Mahfud MD, Wakil Ketua Umum MUI (KH Muhyiddin Junaidi), dan Juru Bicara Wakil Presiden (Masduki Baidlowi). Habib Rizieq Shihab akan menjadi narasumber utama dalam agenda ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini