Secara Teoritis, Habib Rizieq Bisa Langsung Ditahan Hari Ini

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 01 Desember 2020 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 338 2319202 secara-teoritis-habib-rizieq-bisa-langsung-ditahan-hari-ini-0EJ329maXF.jpg Pimpinan FPI, Habib Rizieq (foto: Sindo)

JAKARTA - Pengamat hukum Universitas Indonesia (UI), Chudry Sitompul menilai, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq bisa saja langsung ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya, usai diperiksa dalam kasus kerumunan dalam hajatannya di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Chudry mengatakan, pemeriksaan Habib Rizieq lantaran diduga melanggar Pasal 160 KUHP dengan mencoba menghasut untuk melawan petugas dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:

Habib Rizieq Belum Dipastikan Penuhi Panggilan Polisi Hari Ini   

Pendukung Habib Rizieq Akan 'Putihkan' Polda, Polisi : Ngapain Harus Ditemani!   

Terkait Kasus Kerumunan, Hari Ini Penyidik Polda Metro Panggil Habib Rizieq   

Selain itu, Habib Rizieq juga dipanggil untuk diperiksa terkait apakah adanya pelanggaran hukum dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

"Jadi dia harus diperiksa dulu jadi saksi. Nggak bisa ditetapkan (langsung tersangka). Kalau dia dipanggil jadi saksi ya, bisa kemungkinan ya, secara teoritis dia bisa ditahan besok tergantung penyidik," ujar Chudry saat dihubungi Okezone, Selasa (1/12/2020).

Menurut Chudry, penyidik bisa saja menggunakan diskresinya dalam mengusut kasus Habib Rizieq lantaran melihat kerumunan di Petamburan berlangsung massif.

 

Di sisi lain, ia juga membenarkan bahwa selama ini pelanggaran protokol kesehatan juga telah sering terjadi dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

"Kok enggak equality before the law artinya ini pilih-pilih. Tapi mungkin ini uda massal ya, mungkin saja diskresinya kena," ujar dia.

Ia menambahkan, bahwa adanya potensi kerumunan massa dalam pemeriksaan Habib Rizieq juga merupakan tantangan bagi Irjen Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru.

"Itu tantangannya Kapolda Metro Jaya yang baru," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini