Ini Penyebab SPBU Jalan MT Haryono Terbakar

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Selasa 01 Desember 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 338 2319557 ini-penyebab-spbu-jalan-mt-haryono-terbakar-jwxB62VZWc.jpg SPBU di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan terbakar (Foto: Okto Rizki Alpino)

JAKARTA - Kebakaran yang terjadi di SPBU Pertamina di Jalan Letjen MT Haryono, Tebet Barat, Jakarta Selatan pada Selasa (1/12/2020) diakibatkan karena mobil tangki yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) mengalami percikan.

"Jadi ini adalah kebakaran di pompa alat pengisian dari mobil ke tempat tangkinya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono di Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga:  SPBU di Jalan MT Haryono Kebakaran dan Sempat Terdengar Ledakan

Menurut Budi, mobil tangki dengan muatan 32.000 liter itu tiba di SPBU Jalan MT Haryono pukul 09.00 WIB. Namun, proses pengisian muatan bahan bakar belum bisa dilakukan karena listrik sedang padam di wilayah Jakarta Selatan.

Kemudian, pengisian baru bisa dilakukan setelah listrik kembali menyala pukul 11.30 WIB. "Setelah nyala lampu jam setengah 12, ternyata di alat pengisian pompa terjadi percikan sehingga terjadi kebakaran," ujarnya.

Akibatnya tak lama berselang sambung dia, mesin pompa dan mobil tangki pun ikut terbakar. Kemudian, petugas SPBU ikut memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). "Saat mobil pemadam kebakaran sampai, api sudah padam," kata dia.

Baca Juga:  SPBU di Agam Sumbar Terbakar, Api Diduga dari Minibus dengan Tangki Modifikasi

Budi menjelaskan, tak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Namun demikian, sopir mobil tangki mengalami luka pada bagian kaki karena jatuh saat lompat dari dalam mobil ketika api muncul.

Untuk menghindari kerumunan akibat kebakaran yang sempat membuat arus Jalan MT Haryono padat, pihak Kepolisian Jakarta Selatan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

"Kita juga masih kumpulkan keterangan lanjut dari para saksi dan menunggu hasil pemeriksaan oleh tim Puslabfor guna memastikan penyebab kebakaran," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini