Tawuran Antar Geng di Kebon Jeruk Bersenjata Air Keras

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 02 Desember 2020 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 338 2320158 tawuran-antar-geng-di-kebon-jeruk-bersenjata-air-keras-j1MAfS9LrU.jpg Foto: Sindonews/Yusuf

JAKARTA - Empat remaja, tiga diantaranya pelajar berinisial Ardy (22), AR (17), AF (15), dan Y (18) diamankan Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat dari kawasan rumahnya di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin 1 Desember 2020 lalu.

Mereka diciduk usai tertangkap tangan membuat seorang remaja, MSH (16) terluka. Selain dipenuhi luka bacok. Wajah MSH juga melepuh karena di banjur menggunakan air keras oleh para pelaku.

“Dia kini di rawat di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

 Tawuran

Manurung melanjutkan, MSH sendiri kini masih terbaring lemah dan tak sadarkan diri di ICU. Punggung dan tangannya, penuh luka bacok, sementara mukanya terluka setelah disiram air keras.

“Mudah mudahan selamat, karena dia masih di ICU,” kata Manurung.

Manurung menjelaskan, terbongkarnya kejadian ini bermula saat petugas keamanan rumah sakit melaporkan MSH ke pihaknya. Dari situ polisi dipimpin Kanit Polsek Kebon Jeruk, AKP Yudi Adiyansyah melaporkan kejadian ini.

Setelah memeriksa orang tua dan dua teman korban diketahui, kejadian terjadi di jalan Kedoya Raya, depan gang Asem, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dari situlah olah tkp berujung penangkapan pelaku dilakukan.

Esoknya, polisi kembali menyelidiki, dan mengamankan tiga orang lainnya. Dari situ terungkap motif tawuran bermula dari saling ejek di media sosial.

Sempat saling serang, kelompok MSH lantas melarikan diri karena kalah jumpa. Sial baginya, karena paling akhir, MSH kena bacok di punggung hingga roboh. Ia kemudian disiksa oleh batu dan air keras. Dan ditinggalkan begitu saja, sebelumnya temannya kembali ke lokasi dan membawanya ke RSUD Cengkareng.

“Kami juga masih memburu dua pelaku lainnya. Keduanya ini yang melakukan penyiraman,” kata Yudi menambahkan.

Kini akibat perbuatanya, keempatnya terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman penjara 3 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini