21 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ada yang Dikendalikan dari Lapas

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 02 Desember 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 338 2320288 21-tersangka-narkoba-ditangkap-ada-yang-dikendalikan-dari-lapas-yqDwPAi27o.jpg Polresta Bogor menangkap tersangka narkoba (Foto: Putra R)

BOGOR - Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota menangkap 21 tersangka dalam 18 kasus penyalahgunaan narkoba selama Operasi Antik Lodaya 2020. Hampir sebagian tersangka itu dikendalikan dari Lapas.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan para tersangka yang diamankan sebagai kurir atau pengedar narkoba. Modusnya dengan sistem tempel di tempat umum dan melalui online.

"Kategori yang kita amankan saat ini adalah sebagai kurir atau pengedar. Kalau ini melalui aplikasi kemajuan teknologi kan. Sepanjang memungkinkan mereka saling komunikasi bisa saja terjadi," jelasnya.

Baca Juga:  Parah! Alquran Dijadikan Media untuk Selundupkan Sabu ke Dalam Sel

Rata-rata, peredaran narkoba ini menyasar usia kepada pengguna di usia produktif yakni mulai dari 25 hingga 40 tahun. Meski di tengah pandemi Covid-19, peredaran narkoba memang masih cukup tinggi.

"Dan ini juga perlu dicatat, kita bisa bilang ini tidak ada kalau petugasnya juga tidak aktif. Karena kita yakin prinsip fenomena penyalahgunaan narkotika ini seperti fenomena gunung es. Seakan kalau kita tidak aktif, kita tidak tahu di bawah," ungkap Hendri.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota AKP Agus Susanto mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap tiga bandar yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). "DPO kalau gak salah ada tiga dari 18 kasus yang kita ungkap. Salah satunya ada di wilayah Tanah Sareal. Mereka itu salah satu bandar," ucap Agus.

Sedangkan, dari 18 kasus yang berhasil diungkap 30 persennya didalangi para tahanan yang mendekam di beberapa lapas di wilayah Jabodetabek. "Nah, yang lapas itu dia sebagai perantara atau penghubung. Jadi lewat jaringan lapas yang didalam memberikan sistem tempel, peta," tutup Agus.

Baca Juga:  Polres Singkawang Jaring 37 Pelaku dalam Operasi Pekat Kapuas 2020 

Adapun barang bukti yang diamankan dari ke-21 tersangka ini yaitu 62 paket sabu-sabu seberat 102 gram, 8 bungkus ganja seberat 171,27 gram dan 66 paket tembakau sintestis atau gorila seberat 281,5 gram. Para tersangka dijerat Pasal 114 (2) Subsider Pasal 112 (3) dan Pasal 114 (1) Subsider Pasal 111 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman paling 20 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini