Razia Kerumunan Berujung Ricuh, Driver Ojol Pukul Petugas Dishub

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 02 Desember 2020 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 338 2320547 razia-kerumunan-berujung-ricuh-driver-ojol-pukul-petugas-dishub-ZYh6H5TJUS.jpg Ricuh antara petugas Dishub DKI dengan driver ojol (Foto: tangkapan layar video)

JAKARTA - Razia kerumunan yang digelar Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, berakhir ricuh. Petugas mendapat intimidasi hingga pemukulan oleh sejumlah driver ojek online (ojol) saat melakukan razia.

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu anggotanya melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kerumunan.

"Awalnya anggota melakukan imbauan kepada sopir bajaj dan ojol agar tidak berkumpul atau berkerumun," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/12/2020).

Namun, imbauan petugas tidak digubris oleh para sopir bajaj dan ojol yang tengah mangkal di kawasan Bulungan. Kemudian, petugas pun berupaya melakukan tindaka tegas dengan mencabut pentil ban kendaraan.

"Tiba-tiba ada seorang driver ojol melakukan provokasi dan mengintimidasi anggota dishub, maka mengundang kerumunan para ojol sehingga terjadi cekcok dan dorong-mendorong," ujar Budi.

Bahkan, sejumlah driver ojol juga melakukan pemukulan terhadap petugas Dishub. Beruntung petugas tidak mengalami luka parah.

"Iya, yang kena pukul helm-nya, kan petugas di lapangan pakai helm," tuturnya.

Baca Juga : Sembuh Covid-19, Bupati Bogor Siap Klarifikasi soal Kerumunan Habib Rizieq

Tidak hanya itu, para driver ojol juga meminta agar kendaraan mereka yang sudah dicabut pentil dipompa kembali. Jika tidak menuruti, para driver mengancam akan melakukan tindakan kekerasan.

"Apabila tidak ditanggapi maka mereka mencoba atau mengancam petugas dengan kata-kata mau membakar atau pengrusakan KDO (kendaraan dinas operasional)," ucap Budi.

Sekitar pukul 14.45 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi guna melakukan mediasi antara petugas Dishub dan driver ojol.

"Pihak kepolisian kemudian coba menengahi dan memberikan penjelasan agar mereka tidak berkerumun. Akhirnya mereka bisa menerima penjelasan tersebut," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini