33 Guru MAN 22 Positif Corona, Rupanya Tanpa Izin Pergi ke Yogyakarta

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Kamis 03 Desember 2020 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 338 2321068 33-guru-man-22-positif-corona-rupanya-tanpa-izin-pergi-ke-yogyakarta-9dZO2XtY0A.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian DKI Jakarta menyebut 33 guru dan staf tata usaha MAN 22 Palmerah yang positif Covid 19 diketahui melanggar protokol kesehatan atau prokes. Selain itu, mereka juga pergi ke Yogyakarta tanpa izin.

"Jangankan izin, secara formal ataupun non-formal mereka tidak melakukan izin ke kita, atau pemberitahuan minimal itu enggak ada sama sekali," ujar Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil DKI Jakarta, Nur Pawaiddudin di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Nur mengakui dirinya baru mengetahui kegiatan para guru MAN 22 Jakarta Barat mengunjungi Yogyakarta setelah mendengar kabar adanya penularan Covid-19.

Menurut keterangan pihak sekolah yang diterima Nur, para guru mengunjungi Yogyakarta pada 20-23 November 2020 dalam rangka pelepasan Kepala Sekolah mereka yang lama karena memasuki masa purnatugas.

Terdapat 47 guru yang mengikuti perjalanan tersebut dengan satu unit bus berkapasitas 60 orang, dan satu unit mobil kecil.

Baca Juga : Polisi Dihadang di Petamburan, Gubernur Lemhanas: Negara Tak Boleh Kalah!

Saat berangkat ke Yogya, kata Nur, para guru tidak mengecek kesehatannya, baik dengan tes cepat atau tes usap sebelum berangkat maupun sesudah dari luar kota.

Meski demikian, Nur menegaskan dalam perjalanan itu tak satupun murid-murid MAN 22 Jakarta Barat yang terlibat dan terpapar Covid-19.

"Jadi, perjalanan ke Yogya itu kami salahkan karena melakukan perjalanan dalam kondisi yang seperti ini. Tapi yang pasti bukan siswa ya," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini