DKI Bentuk Tim Pemburu Covid-19, Pemkot Bekasi Bilang Begini

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 338 2321978 dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini-O2yxqhVzZt.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi gebrakan yang dilakukan Polda Metro Jaya, bersama TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membentuk tim pemburu virus corona atau Covid-19.

Pembentukan tim yang tergabung dari Polri, TNI dan Pemprov DKI dengan nama Covid Hunter itu memiliki tugas menindak adanya pelanggaran protokol kesehatan.

"Kita apresiasi dengan gebrakan yang dilakukan pak Kapolda Metro Jaya dalam rangka kita memang merasakan betul minggu-minggu akhir ini, ada satu peningkatan terkait dengan jumlah penderita Covid 19 yang ada termasuk Kota Bekasi," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Meski wilayah DKI Jakarta telah membentuk tim pemburuan terhadap pelanggar protokol kesehatan, diakui Tri, pihaknya sejak awal Covid-19, sudah melakukan hal serupa.

"Kalau pun memang sedikit berbeda, karena Kota Bekasi sampai hari ini memburu terus sejak awal untuk mentracking race terkait dengan warga masyarakat, kemudian memang mengalami gejala," klaim dia

Seperti halnya, kata Tri, Pemkot Bekasi memberikan kesempatan bagi warga masyarakat yang ingin melakukan test Covid-19. Itu salah satu cara Pemkot Bekasi memburu penderita Covid-19.

"Begitu mereka ada gejala, mereka kita minta justru hadir baik itu di puskesmas maupun di Stadion Patriot Chandrabaga," ucap dia.

Bila pun Pemkot Bekasi ingin menerapkan hal serupa seperti DKI, lanjut Tri, pihaknya belum memiliki peraturan daerah (perda) untuk memberikan sanksi hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

"Nah sekarang yang belum adalah payung hukum terkait untuk melakukan penegakannya, tadi hukumannya," ungkap dia.

Meski begitu, Tri mengaku, pihaknya akan koordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kota. Termasuk juga nanti akan ke DPRD Kota Bekasi.

"Jadi nanti saya kira akan kita diskusikan dengan pak Kapolres karena memang perdananya untuk saat ini belum ditetapkan oleh yang terhormat (DPRD Kota Bekasi)," ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini