Share

Tegur Kerumunan di Kafe Kemang, Lurah Cipete Utara Dipukul Warga

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 10 Desember 2020 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 338 2325440 tegur-kerumunan-di-kafe-kemang-lurah-cipete-utara-dipukul-warga-u6dpprXWhW.jpg Polres Metro Jaksel bubarkan kerumunan di tempat hiburan di wilayah Kemang, Jaksel, pada akhir November lalu. (Foto : Dok Polres Metro Jaksel)

JAKARTA - Lurah Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Nurcahya, dipukul oleh warga saat membubarkan kerumunan massa di kawasan Kemang. Kejadian itu dialaminya saat tengah memonitor pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Ia mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke polisi.

Lurah Cipete Utara, Nurcahya mengatakan, peristiwa itu terjadi di Waroeng Brothers Coffe & Resto, Jalan Kemang Selatan VII B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Usai monitoring PSBB transisi terkait kerumunan di Jalan Pangeran Antasari, kami ke Jalan Pelita. Tapi, di situ ternyata ada kerumunan di Waroeng Brothers," ujarnya pada wartawan, Kamis (10/12/2020).

Lantas, kata dia, anggota FKDM dan PPSU Kelurahan Cipete Utara pun mengambil foto dan merekam kejadian itu. Mereka lantas dihampiri sejumlah orang yang sedang menongkrong itu. Sejumlah orang itu mengambil handphone anggota FKDM dan PPSU serta merusaknya.

Dia lantas mencari pemilik tempat itu. Hanya saja, dia mendadak didatangi pula oleh sejumlah orang yang berkerumun tersebut. Bahkan salah satunya sampai memukul wajahnya. Akibatnya, dia pun melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca Juga : Denda Pelanggaran PSBB Jakarta Capai Rp5,3 Miliar

"Saya dipukul pipi sebelah kanan dan mengalami luka lebam. Sudah dilaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Selatan, diduga mereka sedang mabuk," katanya.

Baca Juga : PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 21 Desember, Ini Alasannya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini