Share

Pukul Lurah Cipete Utara karena Tak Terima Dibubarkan saat Nongkrong, Pemuda Ditangkap

Irfan Ma'ruf, iNews · Kamis 10 Desember 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 338 2325460 pukul-lurah-cipete-utara-karena-tak-terima-dibubarkan-saat-nongkrong-pemuda-ditangkap-u1kGR6Ngf6.jpg Ilustrasi penangkapan. (Shutterstock)

JAKARTA - Polisi menangkap RQ (22), warga yang memukul Lurah Cipete Utara, Jakarta Selatan, Nurcahya. Pelaku memukul korban pada bagian kanan karena tidak mau dibubarkan saat lurah memmonito Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di kawasan Kemang.

Kasat Reskrim Jaksel, AKBP Jimmy Christian Samma membenarkan peristiwa pengeroyokan terhadap lurah Nurcahya saat memonitor PSBB. Peristiwa pengeroyokan terjadi di Waroeng Brothers Coffe & Resto, Jalan Kemang Selatan VII B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Pemicunya ditegur mereka tidak mengindahkan terus enggak terima dibubarin. Disuruh bubar-bubar gitu tidak menerima akhirnya nyerang Ibu Lurah," kata Jimmy saat dihubungi, Rabu (10/12/2020).

Karena tak terima dibubarkan, kemudian pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang memukul pipi kanan lurah.

"Iya, di bagian mukanya. Kita duga 3, tapi baru kita tangkap 1 inisal RQ 22 tahun. Hari itu juga kan itu malam ditangkap," jelasnya.

Pelaku RQ saat ini ditahan di Polres Jakarta Selatan. Sementara dua orang lainnya masih belum dilakukan pengejaran.

Baca Juga : Tegur Kerumunan di Kafe Kemang, Lurah Cipete Utara Dipukul Warga

"Dua masih dalam kita pencarian. Dia ditahan di kenakan Pasal 170 KUHP," tuturnya.

Sebelumnya, Lurah Cipete Utara, Nurcahya mengatakan menjadi sasaran amukan sejumlah orang yang hendak dibubarkan. Hanya saja dia mendadak didatangi pula oleh sejumlah orang yang berkerumun tersebut dan salah satunya sampai memukul wajahnya. Akibatnya, dia pun melaporkan kejadian itu ke polisi.


Baca Juga : Penumpang Posting Kehilangan Tas di Medsos, KCI Temukan Ransel Berisi Boks Makanan

"Saya dipukul pipi sebelah kanan dan mengalami luka lebam. Sudah dilaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Selatan. Diduga mereka sedang mabuk," kata Nurcahya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini