Penembakan Laskar FPI, Dirut Jasa Marga: CCTV Tol Japek Tidak Rusak, tapi Ada Kabel Terputus

Tim Okezone, Okezone · Senin 14 Desember 2020 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 338 2327673 penembakan-laskar-fpi-dirut-jasa-marga-cctv-tol-japek-tidak-rusak-tapi-ada-kabel-terputus-lJKwJmnGQT.jpg

JAKARTA - Lokasi penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) terjadi di Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek). Pada saat peristiwa tersebut terjadi, Senin 7 Desember 2020 dini hari, kamera pengawas atau CCTV di tol tersebut tak berfungsi, dan itu diakui Jasa Marga.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha yang bergerak di bidang pengoperasian jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), menjelaskan bahwa ada gangguan pada link jaringan backbone CCTV/Fibre Optic di Km 48+600 sejak hari Minggu 6 Desember pukul 04.40 WIB.

Baca Juga:  Soal Laskar FPI, Komnas HAM: Kita Hormati Rekonstruksi Polri, Itu Versi Mereka

Direktur Utama PT JMTO Raddy R. Lukman menuturkan, gangguan di titik tersebut mengakibatkan jaringan CCTV mulai dari Km 49+000 (Karawang Barat) sampai dengan Km 72+000 (Cikampek) menjadi offline/mati.

“Setelah mendapat laporan adanya gangguan CCTV offline, petugas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek melaporkan hal tersebut sejak hari Minggu (6/12) pada pukul 06.00 WIB kepada tim inspeksi untuk kemudian melakukan penyisiran mencari lokasi penyebab masalah tersebut,” kata Raddy.

Lantaran kondisi saat itu hujan dan pertimbangan kondisi lalu lintas, perbaikan tidak dapat dilakukan sampai tuntas karena lokasi gangguan jaringan backbone tersebut berada di tengah median jalan.

“Perbaikan baru dapat diselesaikan pada hari Senin (07/12) sekitar pukul 16.00 WIB,” ujarnya.

 

Ketika kembali dikonfirmasi kembali mengenai kerusakan tersebut, Raddy menegaskan, bahwa CCTV tidak rusak hanya saja ada kabel fiber optik yang terputus. Hal tersebut mengakibatkan CCTV Km 49 hingga 72 semua offline. Namun, CCTV lainnya sebelum 48+600, baik di Japek Bawah maupun Japek Elevated semua berfungsi normal.

"CCTV nya tidak mengalami kerusakan. Jaringannya terganggu akibat fiber optic di median jalan yang terputus, sehingga harus diperbaiki. Karena titik fiber optic yang terkendala di 48+600, maka mulai dari CCTV 49 hingga 72 semua offline, namun CCTV lainnya sebelum 48+600, baik di Japek Bawah maupun Japek Elevated semua berfungsi normal," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

Baca Juga: Datangi Komnas HAM, Kapolda Metro: Saya Datang Tak Diantar Banyak Orang

(Ari.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini