Bima Arya Larang Perayaan Tahun Baru di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 00:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 338 2329796 bima-arya-larang-perayaan-tahun-baru-di-bogor-w1m8c74tBf.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com)

BOGOR - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor telah menyepakati untuk melarang kegiatan perayaan malam tahun baru. Larangan tersebut juga berlaku bagi hotel dan lainnya.

"Forkopimda menyepakati untuk melarang perayaan akhir tahun di seluruh Kota Bogor. Jadi tidak diperbolehkan bukan saja perayaan di luar seperti kembang api atau berkerumun berkumpul di luar tetapi juga di dalam ruangan. Artinya di hotel-hotel kita minta pengertianya tidak menyelenggarakan pesta akhir tahun," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Bima menilai, apapun bentuk perayaan tahun baru pastinya akan menimbulkan kerumunan. Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi terjadi penularan covid-19.

"Karena bagaimanapun itu mengundang kerumunan. Kami mengimbau kepada seluruh warga sebaiknya muhasabah saja di rumah atau di tempat-tempat ibadah. Mari kita berdoa bersama-sama agar memasuki 2021 suasananya lebih baik," ungkapnya.

Ia menambahkan pihaknya bersama TNI-Polri dan Satpol PP akan gencar menggelar operasi gabungan setiap malamnya hingga tahun baru nanti.

"Kita akan lebih gencar untuk melakukan operasi ketertiban. Disepakati TNI-Polri semuanya setiap malam sampai tahun baru kita akan menggencarkan itu untuk membubarkan kerumunan," tegas Bima.

Baca Juga : Wagub DKI Tegaskan Jam Operasional Transportasi Nataru hingga Pukul 20.00 WIB

Sudah terdapat beberapa titik lokasi yang rawan terjadinya kerumunan di Kota Bogor. Jika nantinya ditemukan kerumunan akan dibubarkan petugas.

"Ada beberapa titik yang sudah kita identifikasi seperti di Air Mancur, di Jambu misalnya. Itu rawan. Ini kita akan tertibkan, kita juga sudah menyurati titik-titik yag sudah kita identifikasi menjadi pusat keramaian. Kita minta agar mereka menaati, kalau tidak tetap akan ada tindakan tegas semua," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini