Share

Sekat Massa Aksi 1812 Bela Habib Rizieq, Polisi Siapkan Ribuan Rapid Test Antigen

Helmi Syarif, Koran SI · Jum'at 18 Desember 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 338 2330036 sekat-massa-aksi-1812-bela-habib-rizieq-polisi-siapkan-ribuan-rapid-test-antigen-yRyEZa3Uta.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA- Polres Metro Bekasi Kota mengantisipasi massa Habib Rizieq dari Bekasi maupun wilayah lainnya yang akan ikut aksi 1812 di depan Istana Negara hari ini. Polisi menyiapkan delapan titik penyekatan massa di wilayah Bekasi.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, delapan titik tersebut meliputi pintu tol, hingga jalan-jalan perbatasan Bekasi-Jakarta yang akan dilintasi massa Habib Rizieq.

(Baca juga: Aksi 1812 Bela Habib Rizieq, Brimob hingga Marinir Bersenjata Siaga di Bundaran HI)

"Kita melakukan penyekatan di antara lain di pintu tol Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, lalu Bekasi Timur. Di pintu tol Pondok Gede Jatiwaringin, lalu perbatasan Sumber Arta dengan Duren Sawit, perbatasan Cakung sama Medan Satria, dan di Pintu Tol Pondok Gede 2 dan Jati Asih 2," ujarnya, Jumat (18/12/2020).

(Baca juga: Aksi 1812, Barracuda dan Water Canon Berjejer di Depan Istana)

Selain itu, penjagaan di Stasiun Kota Bekasi juga akan diperketat hari ini. Alfian menyebutkan total ada 278 personel gabungan yang diturunkan untuk berjaga di delapan titik penyekatan tersebut.

"Personel yang kita libatkan semuanya ada 278. TNI ada 60 personel, dari Satpol PP ada 85 personel dan Dishub ada 60 personel," ujarnya.

Alfian menambahkan, dalam delapan titik penyekatan tersebut pihaknya tidak serta merta memutarbalikkan warga yang diketahui akan pergi ke aksi 1812. Menurut Alfian, pendekatan dari penyekatan tersebut lebih diutamakan kepada upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Untuk itu, di delapan titik penyekatan tersebut pihaknya telah menyiapkan total 5.000 alat rapid test antigen. Alfian mengatakan tiap warga yang akan turun ke aksi 1812 tersebut akan dilakukan test rapid antigen.

"Kita utamakan sebelum mereka berangkat mereka sudah dilakukan rapid test. Tujuannya supaya nanti tidak menjadikan penularan saat sampai di Jakarta. Tapi ketika nanti di situ reaktif kita langsung bawa ke GOR Bekasi untuk kita swab," tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada warga yang terpantau reaktif dari rapid test antigen yang disiapkan pihaknya di delapan titik penyekatan tersebut. Namun dia memastikan hingga demo 1812 berakhir pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intens.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Selain melakukan operasi kemanusiaan melakukan testing kepada orang yang kemungkinan akan melakukan kegiatan 1812 in, kita juga lakukan penggeledahan jangan sampai ada bawa barang-barang sajam atau yang lain sebagainya," tutup Alfian.

Seperti diketahui, massa Front Pembela Islam (FPI) dkk tetap akan mengelar aksi 1812 di depan Istana hari ini. Padahal, Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin terkait rencana aksi tersebut

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini