Share

Aksi 1812 Bela Habib Rizieq, Mobil Jenazah hingga Logistik Berdatangan di Patung Kuda

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 338 2330079 aksi-1812-bela-habib-rizieq-mobil-jenazah-hingga-logistik-berdatangan-di-patung-kuda-OfkGP9i4zq.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Sejumlah massa aksi 1812 bela Habib Rizieq Shihab mulai berdatangan ke kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Jumat (18/12/2020) sebagian massa yang didominasi ibu-ibu nampak berdatangan ke kawasan Patung Kuda untuk memberikan dukungan terhadap Habib Rizieq yang saat ini ditahan.

(Baca juga: Sekat Massa Aksi 1812 Bela Habib Rizieq, Polisi Siapkan Ribuan Rapid Test Antigen)

Mereka terlihat tengah menurunkan logistik dari sebuah mobil untuk persiapan aksi seperti beberapa kardus berisi air mineral, roti dan makanan lainnya. Sementara itu, tampak pula sebuah mobil jenazah di lokasi.

(Baca juga: Aksi 1812 Bela Habib Rizieq, Brimob hingga Marinir Bersenjata Siaga di Bundaran HI)

Namun demikian hingga sejauh ini massa belum terlalu banyak yang berkumpul di kawasan Patung Kuda.

Ratusan aparat kepolisian bersama TNI sudah siaga di lokasi. Beberapa kendaraan taktis juga telah siap untuk mengantisipasi pergerakan massa.

Sebagaimana diketahui, elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak) NKRI berencana menggelar demo bertajuk Aksi 1812 di depan Istana Negara sekira pukul 13.00 WIB.

Ada tiga ormas Islam yang tergabung dalam Anak NKRI, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Dalam tuntutannya massa meminta kasus penembakan terhadap enam anggota laskar FPI diusut tuntas, dan mendesak imam besar FPI Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat.

Sementara itu sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imron menyampaikan bahwa masyarakat dilarang melakukan kegiatan berkerumun termasuk aksi demo. Hal tersebut juga sesuai dengan Interuksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta.

Namun demikian jika massa tetap melaksanakan aksi pihaknya akan melakukan operasi kemanusiaan. "Kita akan lakukan 3T sehingga kerumunan bisa dikendalikan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini