Sumbang Darah 75 Kali, 135 Pendonor di DKI Dapat Penghargaan

Komaruddin Bagja, Sindonews · Minggu 20 Desember 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 338 2330811 sumbang-darah-75-kali-135-pendonor-di-dki-dapat-penghargaan-kSuB9JPdkv.jpg Sebanyak 135 pendonor darah dapat penghargaan dari PMI DKI dan Pemprov DKI (Foto: Komaruddin Bagja)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI berikan penghargaan kepada 135 pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 75 kali atau lebih. Pemberian penghargaan itu diserahkan secara simbolis oleh Plt Asisten Kesra Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharti di Aula PMI DKI, Kramat Raya, Jakarta Pusat.

"Para pendonor darah terlebih yang melakukannya sebanyak 75 kali mendonorkan darahnya adalah pahlawan kemanusiaan yang dengan tulus ikhlas memberikan darah untuk kepentingan umat dan misi kemanusiaan. Terlebih lagi di masa pandemi ini yang berdampak pada kurangnya persediaan darah di PMI," kata Suharti di Aula PMI DKI, Sabtu (19/12/2020).

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, PMI Jakarta Ubah Perilaku Donor Darah

Untuk tahun 2020, penghargaan diberikan kepada 135 orang pendonor darah sukarela yang terdiri dari 129 pria dan 6 wanita. Dengan usia tertua berumur 71 tahun yaitu Didiek Styadi dengan Golongan darah A, dan yang termuda berumur 31 tahun yaitu Andy Hendra golongan darah O.

"Saya dan kita semua harus bangga karena para penerima penghargaan pendonor darah sukarela 75 kali yang berhadapan kita semua, tampak sehat dan bugar. Kota Jakarta tidak akan kekurangan pendonor darah sehingga dapat memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan termasuk menyumbangkan darah ke daerah lainnya," ucap Suharti.

Baca Juga:  Peringati Sumpah Pemuda, Donor Darah Kolaborasi Komunitas Raih 2 Rekor MURI

Senada dengan Suharti, Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta Rustam Effendi juga ikut mengapresiasi. Pada saat pandemi Covid-19, persediaan darah PMI DKI mengalami penurunan sebesar 80%.

"PMI DKI setiap harinya menyiapkan 1.400 sampai 1.500 kantong darah dari 1.000 pendonor darah untuk melayani warga Jakarta dan sekitarnya. Tentunya selama pandemi Covid-19 turun 80%," kata Rustam.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini