Razia Prokes, 2 Kafe di Jakarta Disegel

Erfan Maaruf, iNews · Minggu 20 Desember 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 338 2330858 razia-prokes-2-kafe-di-jakarta-disegel-hQNkX8bfZB.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aparat gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya beserta TNI dan Satpol PP menyegel dua kafe di Jakarta karena melanggar aturan protokol kesehatan saat dilakukan gelar razia. Dua tempat tersebut merupakan Boca Rica Bar di daerah Jakarta Selatan dan Vote Bar di daerah Jakarta Utara.

"Ada pelanggaran protokol kesehatan yang cukup fatal di Vote di mana jumlah kapasitas melebihi daripada yang ada sesuai dengan ketentuan," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa saat meninjau Vote Bar di PIK, Jakarta Utara, Minggu (20/12/2020).

Di Vote Bar terdiri dari tiga lantai, di lantai satu dan dua memang terlihat lenggang. Tidak ada aktivitas mencolok dan beberapa pengunjung tengah bersiap untuk meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  Doni Monardo: Wujud Paling Nyata Bela Negara dengan Patuhi Prokes

Namun, saat petugas beranjak ke lantai ketiga, tempat tersebut dipadati oleh banyak pengunjung. Mayoritas terlihat tidak menggunakan masker dan mengabaikan anjuran menjaga jarak.

"Di bawah emang tertib di lantai dua tertib. Tapi di lantai tiga tidak tertib, ada macam tempat DJ atau diskotek. Itu sudah melanggar peraturan dan jumlahnya melebihi kapasitas yang ada," terang Mukti.

Selain itu, petugas pun melakukan pengecekan urine pengunjung yang berada di lantai 3 Vote Bar. Hasilnya, satu orang dinyatakan positif benzo.

"Dari 43 dites urine ada satu positif benzo," imbuh Mukti.

 Baca Juga: Bareskrim Sebut Kasus Kerumunan di Banten Tidak Terkait Habib Rizieq

Hal senada juga ditemukan saat petugas melakukan razia di Boca Rica Bar di daerah Semanggi, Jakarta Selatan. Para pengunjung tetap memadati lokasi tersebut saat ketentuan operasional di masa PSBB hanya dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

Mukti menegaskan pihaknya akan melakukan penyegelan kepada dua lokasi tersebut selama 1x24 jam. Aparat gabungan akan memantau kedua lokasi tersebut dan menyiapkan sanksi lanjutan jika terbukti melakukan pelanggaran yang sama di kemudian hari.

"Makanya saya beserta jajaran tegas hari ini kita segel tempat ini. Ke depan mungkin akan kita tindak terus," pungkas Mukti.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini