Datangi Markas FPI Jadi Trending Topic, Kedutaan Besar Jerman Bicara Masalah HAM

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 20 Desember 2020 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 338 2330997 datangi-markas-fpi-jadi-trending-topic-kedutaan-besar-jerman-bicara-masalah-ham-6Za6lufoPp.jpg Markas FPI di Petamburan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - 'Jerman' menjadi perhatian warganet dan dibahas lebih dari 19 ribu tulisan pasca datangnya kedutaan besar Jerman, ke markas Front Pembela Islam (FPI) pada Sabtu 19 Desember 2020. Melalui twitter, Kedubes Jerman menuliskan bahwa Hak Azasi Manusia (HAM) bersifat universal dan tidak dapat ditawar.

BacaKemlu RI Belum Klarifikasi Kedubes Jerman Terkait Diplomat yang Datangi Markas FPI juga: Diplomat Jerman Datang ke Markas FPI, Pengamat Unpad; Jangan Lebai

Penggiat sosial media, Denny Siregar menuliskan dalam twitternya bahwa Jerman memang senang berkunjung ke kelompok radikal.

"Gak usah kaget kalo diplomat @KedubesJerman datangi markas FPI..Jejak mereka memang seperti itu. Senang sowan2 ke kelompok radikal..," tulis dalam akun [email protected]

Baca juga: 

"Apakah kedutaan Jerman itu kedutaan radikal ? 🙈 Dan apakah akan segera muncul himbauan dan tagar boikot Adidas, Nivea, Aspirin, Bosch, Audi, VW, Mercy, BMW & Porsche ? 🤭," sambung akun @Hilmi28

Sementara itu, akun twitter resmi kedutaan besar Jerman menuliskan bahwa pandemi tidak berarti HAM seperti kebebasan berpendapat dan berkumpul dapat ditindas.

"Selama krisis #COVID19,semua negara harus mngambil tindakan utk melindungi kesehatan umum, namun ini tdk berarti #HAM spt kebebasan berpendapat&berkumpul dpt ditindas selama pandemi. #HAM bersifat universal & tak dpt ditawar. Demi inilah 🇩🇪 dan mitra2nya bergerak #HumanRightsDay," tegas akun @KedubesJerman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini