Sudah 2 Pekan, Depok Masuk Zona Merah Covid-19

R Ratna Purnama, Koran SI · Senin 21 Desember 2020 00:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 338 2331182 sudah-2-pekan-depok-masuk-zona-merah-covid-19-Mu0ieI2flN.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

DEPOK - Status Kota Depok, Jawa Barat masih masuk dalam zona risiko tinggi atau zona merah Covid-19. Kondisi ini sudah terjadi dalam dua pekan. Penyebabnya karena tingginya pergerakan individu.

“Zona merah sudah dua pekan. Belum turun dari pekan lalu,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Minggu (20/12/2020).

Baca Juga:  Efektivitas Vaksin Sinovac terhadap Imunitas Disebut Rendah, Ini Kata Kemenkes

Pihaknya kini sedang melakukan rekonsiliasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya, terjadi kesenjangan data antara daerah dengan pusat. "Dari Pusdatin Kemenkes dan Pikobar kita undang untuk rekonsiliasi data. Ini tidak hanya di Depok, tetapi juga terjadi di wilayah bodebek lainnya. Nah ini kan akan berpengaruh terhadap perhitungan, sedangkan data yang ada di kita datanya real-time,” paparnya.

Disebutkan dia bahwa data kasus Covid-19 yang ada di pihaknya lebih besar ketimbang yang tercatat di Pusdatin Kemenkes. Namun dia tidak bersedia menyebutkan skornya. "Jumlah (data kasus Covid-19 di) kita justru lebih banyak dibandingkan Pusat. Yang terkonfirmasi di kita lebih banyak daripada yang pusat. Skornya berbeda," tukasnya.

Baca Juga:  Ini Vaksin Covid-19 yang Diizinkan di Indonesia

Guna mencegah penyebaran meluas pihaknya pun sudah membuat aturan soal Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Sekarang sudah dikeluarkan surat edaran untuk pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru secara virtual,” tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini