Sebelum Tewas, Pemuda Ini Dibacoki Komplotan Geng Motor

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 22 Desember 2020 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 338 2331913 sebelum-tewas-pemuda-ini-dibacoki-komplotan-geng-motor-vpJZuwcwOs.png Pemuda dibacoki kawanan geng motor (foto: tangkapan layar CCTV)

BEKASI - Kepolisian Sektor Bekasi Utara akhirnya mengungkap identitas mayat yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin 21 Desember 2020. Korban tewas karena dibegal, lalu dibantai menggunakan senjata tajam celurit oleh kawanan geng motor sadis.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Chalid Tayib mengatakan, korban adalah Andika Putra Prananda, remaja berusia 16 tahun, warga Kavlin Tunas Jaya, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

”Diduga seperti itu (korban begal) kendaraan sepeda motor Honda Scoopy diambil pelaku,” katanya, Selasa (22/12/2020).

Baca juga:  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Luka Robek di Dada 

Menurut dia, detik-detik pembegalan terekam kamera CCTV. Dalam rekaman yang beredar, pelaku berjumlah delapan orang mengendarai empat sepeda motor. Korban dipepet lalu diserang menggunakan senjata tajam. Apalagi, korban sempat melakukan perlawanan.

”Kalau dia enggak melawan mungkin dia enggak dibacok,” ungkapnya.

Sementara keterangan orang tua korban, korban baru saja pulang dari wilayah Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi. Sekitar jam 01.00 WIB, ibunya menghubungi supaya segera pulang. Tapi, sampai di Teluk Pucung, korban dibegal dan dilukai sampai meninggal dunia dengan mengenaskan di lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Perjuangan RT 1/1, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (21/12) dini hari. Diduga korban tanpa identitas tersebut tewas diduga menjadi korban kekerasan karena ditemukan sejumlah luka berat di tubuhnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, jasad pria tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 01.30 WIB.

"Ditemukan sudah tewas bersimbah darah, diduga korban kekerasan dan belum diketahui identitasnya," katanya.

Penemuan jasad itu bermula saat warga yang bernama Imam melintas dilokasi kejadian melihat ada orang tergeletak di tengah jalan. Temuan itu lagsung dilaporkan kepada warga sekitar yang bersama - sama melihat korban dengan berlumuran darah dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini