Share

Reaktif Covid-19, Haikal Hassan Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Helmi Syarif, Koran SI · Rabu 23 Desember 2020 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 338 2332694 reaktif-covid-19-haikal-hassan-dibawa-ke-rs-polri-kramat-jati-YpxeLf1LGC.jpg Haikal Hassan/ Foto Sindonews

JAKARTA – Penyidik Unit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya batal melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) HRS Center Haikal Hassan karena reaktif Covid-19. Petugas langsung membawanya ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan.

(Baca juga: Sambangi Polda Metro, Haikal Hassan Diperiksa soal Mimpi Bertemu Rasulullah)

Dari Informasi yang diterima MNC Media, Haikal yang datang sekitar 10.05 WIB langsung masuk ke Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, maka petugas sebelum menjalani pemeriksaan harus melakukan rapid test terhadap Haikal.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersebut, hasilnya menunjukan kalau Haikal Hassan reaktif Covid-19. Maka sesuai protokol kesehatan yang berlaku maka dilanjutkan pemeriksaan untuk swab tes yang dilakukan di RS Polri. Haikal berangkat ke RS Polri dengan menggunakan ambulans dari Bidokes Polda Metro Jaya dengan satu mobi pengawalan dari penyidik Polda Metro.

“Iya, Iya Sehat,” ucap Haikal saat memasuki ambulans di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020).

Sementara itu, Kabidokes Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab menegaskan, hasil tes yang dilakukan oleh tim kesehatan kedokteran Kepolisian menunjukan hasil reaktif. “Dilakukan rapid test anti body dan hasilnya reaktif,” ucapnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Seperti diketahui, Haikal Hassan dilaporkan oleh Husein Shihab ke Polda Metro Jaya dengan pasal berisi ujaran kebencian hingga menyebarkan berita bohong. Ujaran kebencian yang dituding ke Haikal berlangsung saat Haikal bercerita terkait mimpinya yang bertemu Rasulullah.

Cerita Haikal itu juga diposting melalui akun Youtube Front TV. Haikal menyampaikan hal tersebut saat mengikuti pemakaman laskar FPI yang tewas akibat baku tembak dengan aparat kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini