Hendak Berlibur ke Puncak, 2 Wisatawan Reaktif Rapid Tes Antigen Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 25 Desember 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 338 2333800 hendak-berlibur-ke-puncak-2-wisatawan-reaktif-rapid-tes-antigen-covid-19-FYSPWqWdnX.jpg Foto: MNC Media/Putra Ramadhani.

BOGOR - Dua wisatawan yang hendak berlibur di kawasan Puncak reaktif covid-19 usai mengikuti rapid test antigen di halaman Masjid Harakatul Jannah, Gadog, Kabupaten Bogor, Jumat (25/12/202).

Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr Kusnadi mengatakan dua wisatawan itu terjaring Operasi Yustisi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten dan Satpol PP pagi tadi. Kemudian, diarahkan untuk melakukan rapid tes antigen dan hasilnya reaktif.

BACA JUGA: Ada 200 Rapid Test Antigen Gratis di Rest Area KM 34 Tol Jagorawi

"Tadi dua orang (reaktif). Kalau total belum beres semua," kata Kusnadi, kepada wartawan, di lokasi.

Kedua orang tersebut merupakan wisatawan asal Jakarta dan Bekasi. Setelah diketahui hasil reaktif, dua orang itu tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan dan diminta isolasi mandiri di rumah.

"Dipulangkan untuk isolasi mandiri dan dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 masing-masing," tegasnya.

Kusnadi menambahkan, hari ini disediakan ada 200 alat rapid tes antigen untuk wisatawan yang menuju kawasan Puncak. Rencananya, kegiatan serupa akan kembali dilakukan esok hari di dua titik yakni halaman Masjid Harakatul Jannah dan kawasan Riung Gunung.

"Besok di sini ada lagi (rapid tes antigen) sama di Rindu Alam," tutupnya.

BACA JUGA: Ada 3 Layanan Rapid Test Antigen di Bandara, Calon Penumpang Lebih Pilih Cara Ini

Untuk informasi, rapid tes antigen massal digelar di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bogor selama libur Natal dan Tahun Baru. Tidak hanya di Simpang Gadog, rapid tes gratis juga digelar di Rest Area KM 34 Tol Jagorawi, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Di Rest Area tersebut, juga ditemukan satu orang yang reaktif hasil rapid tes antigen dari 200 sampel. Petugas langsung meminta yang bersangkutan pulang ke rumah untuk melakukan isolasi mandiri.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini