100 Wisatawan Menuju Puncak Jalani Rapid Test Antigen

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 26 Desember 2020 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 338 2334088 100-wisatawan-menuju-puncak-jalani-rapid-test-antigen-oQpEeDNi8U.jpg Rapid Test Antigen di Puncak Bogor (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Wisatawan yang akan berlibur di kawasan Puncak menjalani rapid tes antigen Covid-19 di halaman Masjid Haraktul Jannah Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (26/12/2020). Bagi wisatawan yang tidak ingin dirapid tes terpaksa harus diputar balik oleh petugas.

Pantauan Okezone, terlihat antrean cukup panjang dari wisatawan maupun pengendara lainnya di halaman Masjid Harakatul Jannah untuk mengikuti rapid tes antigen. Mereka terjaring oleh petugas gabungan saat Operasi Yustisi di Simpang Gadog.

Kebanyakan dari mereka tidak bisa menunjukan surat hasil rapid tes maupun swab tes covid-19. Alhasil, langsung diarahkan petugas untuk mengikuti rapid tes antigen gratis yang telah disediakan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Namun, ada beberapa wisatawan yang tidak ingin mengikuti rapid tes. Mereka terpaksa harus memutar balikan kendaraan dan mengurungkan niat untuk menghabiskan masa libur di kawasan Puncak.

"Alhamdulillah secara pelaksanaan banyak yang berminat. Tapi kita tidak bisa semua lakukan tes karena terbatas, di sini (Simpang Gadog) kita hanya menyiapkan 100 alat saja. Jadi enggak bisa semua yang mau ke Puncak di-rapid," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, kepada Okezone di lokasi.

Baca Juga : Pakar Griffin University: Tak Lama Lagi Ledakan Covid-19 Terjadi di Jawa

Tidak hanya di halaman Masjid Hakatul Jannah, rapid tes antigen gratis ini juga dilaksanakan di sekitar kawasan Rindu Alam Puncak. Harapannya, dengan rapid tes ini bisa meminimalisir penularan covid-19 di kawasan Puncak selama libur Natal dan Tahun Baru.

"Sekarang mau ke Rindu Alam. Makanya sebagian yang mau ke tempat wisatawa kita putar balikan untuk mencari tempat rapid sendiri. Intinya kesehatan sangat penting, tahan dulu. Saya minta masyarakat di rumah saja, tidak berwisata dulu," tutupnya.

Saat ini, pemeriksaan sampel rapid tes antigen oleh petugas medis masih berlangsung sehingga belum diketahui hasilnya. Sementara, arus lalu lintas di Jalur Puncak hingga kini terlihat masih ramai lancar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini