Wartawan di Bogor Tewas Bersimbah Darah, Ini Dugaan Penyebabnya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 28 Desember 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 338 2334783 wartawan-di-bogor-tewas-bersimbah-darah-ini-dugaan-penyebabnya-34StD927m3.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BOGOR - Seorang wartawan berinisial DA (32), tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Korban diduga nekat melakukan bunuh diri dengan cara menusuk perutnya sendiri dengan senjata tajam.

Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar mengatakan, kejadian itu bermula usai DA menjemput sang istri dari rumah mertuanya usai menggelar hajatan sekira pukul 23.00 WIB, Minggu 27 Desember 2020. Setelah itu, keduanya langsung pulang ke rumah kontrakannya.

"Jam 24.00 WIB korban sempat akan mengutarakan sesuatu ke istrinya tapi tidak jadi. Lalu korban keluar kamar meninggalkan istrinya menuju dapur," kata Rachmat, dalam keterangannya, Senin (28/12/2020).

Ketika itu, sang istri mendengar suara kegaduhan dari arah dapur tempat DA berada. Istrinya kemudian memeriksa ke dapur dan sudah melihat DA dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri bersimbah darah.

Baca juga: Bujuk Rayu Bocah 7 Tahun ke Ayahnya yang Hendak Bunuh Diri Ini Bikin Meleleh

"Tiba-tiba terdengar suara gaduh barang-barang dapur yang jatuh. Istri korban bangun dan melihat korban sudah bersimbah darah," jelas Rachmat.

Istri korban yang panik melihat DA dalam kondisi bersimbah darah langsung meminta pertolongan warga sekitar. Nahas, nyawa suaminya itu tidak tertolong karena kehabisan darah.

"Sewaktu warga akan menolong korban di lokasi. korban sudah meninggal dunia. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi," tambahnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian mendatangi lokasi kejadian. Hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami depresi hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menusukkan sebilah pisau ke bagian perutnya berkali-kali.

"Korban diduga depresi, barang bukti sebilah pisau hitam bergagang biru. Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi," tutup Rachmat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini