Kasus Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, PDIP Minta Pergerakan Warga Dibatasi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 29 Desember 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 338 2335414 kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi-fbf0VWcdw3.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai Pemprov DKI Jakarta harus membatasi pergerakan masyarakat, di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut menyusul masih tingginya kasus harian Covid-19 di Ibu Kota.

“Langkah pembatasan pergerakan warga yang meski dilakukan oleh Pemprov,” kata Gembong saat dihubungi Okezone, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, MUI: Disiplin Prokes baik untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Selain membatasi pergerakan masyarakat, kata Gembong, penegakan secara ketat dan konsisten mengenai protokol kesehatan di masyarakat khususnya.

“Membangun keterlibatan warga ibukota bersama pemprov dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, dan menjadikan prokes sebagai vaksin Covid-19,” ujarnya.

Baca juga:  Pemprov DKI Siapkan Lokasi Baru untuk Makam Korban Covid-19

Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah pada hari ini, Senin 28 Desember 2020 sebanyak 5.854 kasus. Sehingga akumulasi kasus sebanyak 719.219.

Adapun provinsi DKI Jakarta menyumbang kasus baru Covid-19 sebanyak 1.678, disusul dengan Jawa Tengah 977 kasus dan Jawa Timur 784 kasus.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini