Penumpang Tak Bawa Hasil Rapid Tes, Puluhan Kendaraan Menuju Puncak Diputar Balik

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 30 Desember 2020 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 338 2336507 penumpang-tak-bawa-hasil-rapid-tes-puluhan-kendaraan-menuju-puncak-diputar-balik-gNyNONpcQo.jpg Polisi saat razia di Ciawi (foto: Dok Satlantas Polres Bogor)

BOGOR - Puluhan kendaraan yang menuju Jalur Puncak diputar balik di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor. Mereka diputar balik karena tidak bisa menunjukan hasil rapid tes antigen kepada petugas.

"Hari ini total kendaraan yang diputar balik ada 40 kendaraan. Mayoritas itu mobil plat B dan A yang tidak membawa hasil rapid tes antigen," kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Ipda Ardian Novianto, kepada Okezone, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Kurangi Beban Puncak, Pemkab Bogor Cari Kawasan Wisata Alternatif

Dalam Operasi Yustisi ini, aparat gabungan juga membubarkan kerumunan wisatawan dari Gunung Mas sampai Puncak Pass. Termasuk menertibkan pedagang kali lima (PKL) sepanjang jalur tersebut.

"Total PKL yang ditertibkan 22 lapak," jelasnya.

 Baca juga: Ini Jadwal Penutupan Jalur Puncak saat Malam Tahun Baru

Hal ini, telah sesuai dengan surat Seruan Bupati Bogor Nomor : 423/COVID-19/Sekret/XII/2020. Diharapkan, masyarakat ataupun wisatawan dapat mematuhi aturan tersebut untuk mencegah penularan covid-19 selama masa libur Tahun Baru 2021.

"Operasi Yustisi masker sekaligus pemeriksaan hasil rapid test antigen covid-19 wisatawan menuju Puncak berjalan aman dan kondusif walaupun terkendala cuaca hujan," tutup Ardian.

Seperti diketahui, wisatawan yang akan berlibur di wilayah Kabupaten Bogor diminta untuk menunjukan surat keterangan hasil rapid tes antigen. Hal tersebut dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Hal itu tertuang dalam Seruan Bupati Bogor Nomor : 423/Covid-19/Sekret/XII/2020 terkait pengendalian kegiatan masyarakat dalam upaya pencegahan covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru.

Kemudian, dilarang untuk menggelar pesta perayaan Tahun Baru baik di dalam maupun luar ruangan. Sekaligus dilarang menjual atau menggunakan terompet, petasan, kembang api dan sejenisnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini