Posko Tiga Pilar Dibangun di Bekas Markas FPI Petamburan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 01 Januari 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 338 2337359 posko-tiga-pilar-dibangun-di-bekas-markas-fpi-petamburan-lFQl9yUCNL.jpg Posko tiga pilar dibangun di dekat bekas markas FPI, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 1 Januari 2021. (Foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA – Pembangunan sebuah posko tiga pilar di bekas markas ormas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat dimulai pada Tahun Baru, Jumat (1/1/2020). Posko itu dibangun setelah FPI ditetapkan sebagai organisasi terlarang melalui surat keputusan bersama (SKB) pada 30 Desember 2020.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, tampak pekerja tengah sibuk melakukan pembangunan posko yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta itu. Pembangunan pos tiga pilar juga diawasi oleh seorang prajurit TNI di lokasi.

BACA JUGA: Akademisi UGM, Kawal Pembubaran FPI, Prinsip Humanisme Harus Dikedepankan

Tak ada kerumunan massa maupun Laskar FPI yang berada di lokasi setelah ormas bentukan Habib Rizieq Shihab tersebut dinyatakan terlarang oleh pemerintah.

Sementara itu, aktivitas warga juga tampak seperti mana biasanya. Warga juga melaksanakan ibadah Sholat Jumat di Masjid Al Islah dengan khidmat.

Suasana dekat markas FPI di Petamburan III, Tanah Abang Jakpus. (Foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri)

Sebelumnya, Kapolsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan mengatakan, pihaknya bersama Koramil dan Kecamatan Tanah Abang membuat pos tiga pilar di kawasan tersebut agar bisa melakukan kegiatan kemasyarakatan di Petamburan. Pos itu juga dibuat agar bisa melayani masyarakat di Petamburan III saat memerlukan bantuan.

BACA JUGA: FPI Resmi Dibubarkan, Habib Rizieq: Tenang Saja Bikin Baru Lagi

"Intinya kami menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Petamburan secara bersama-sama. Kemarin sudah keluar SKB Menteri terkait pembubaran FPI. Kita menjamin Jakarta aman, termasuk Tanah Abang," ujarnya, Kamis 31 Desember 2020.

Sementara itu, Danramil 05/Tanah Abang, Mayor Arh Saryono menerangkan, sejatinya pos itu sudah direncanakan dibuat sejak lama, bukan saat ada euforia pembubaran FPI baru-baru ini saja. Adapun pos itu untuk kebersamaan dan untuk masyarakat sehingga bisa hidup normal kembali dan pos itu sama halnya dengan Pos Kamling saja.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini