Libur Tahun Baru, Sudah 1.380 Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 02 Januari 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 338 2337658 libur-tahun-baru-sudah-1-380-kendaraan-diputar-balik-di-kawasan-puncak-bogor-fURJzFu50e.jpg Foto: Okezone/Putra Ramadhani.

BOGOR - Ribuan kendaraan menuju kawasan Puncak, Kabupaten yang tidak bisa menunjukan surat hasil rapid tes antigen diputar balik selama libur Tahun Baru. Terbanyak, yakni pada 31 Desember 2020.

"Memang banyak sekali kendaraan yang diputar balik. Dari data dengan kepolisian pada saat malam Tahun Baru itu ada 1.380 kendaraan yang kita putar balik di Pos Gadog," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, kepada wartawan, Sabtu (2/1/2021).

BACA JUGA: Pengunjung Kawasan Puncak Dirapid Test, 17 Orang Reaktif Ada WNA Asal Yaman

Kemudian, di waktu yang sama ada sekitar 550 kendaraan diputar balik di kawasan Rindu Alam dari arah Cianjur atau Bandung yang menuju Puncak. Rata-rata kendaraan yang diputar balik karena tidak bisa menunjukkan surat hasil rapid tes antigen.

"Memang rata-rata (kendaran yang diputar balik) tidak bawa surat rapid antigen," jelas Agus.

Lalu, tercatat total sudah sebanyak 1.200 pengunjung Puncak yang mengikuti rapid tes antigen di Posko Gadog dan Posko Rindu Alam. Dari jumlah tersebut, 17 orang hasilnya reaktif dan dua orang diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Yaman.

"Ada warga Cianjur, ada warga asing dari Yaman dua orang kebetulan tinggal di Jakarta dan berkunjung ke Puncak hasilnya reaktif. Juga ada warga Tangerang tapi paling banyak warga Jakarta," bebernya.

BACA JUGA: Kurangi Beban Puncak, Pemkab Bogor Cari Kawasan Wisata Alternatif

Agus menambahkan, setiap hari saat libur Natal dan Tahun Baru pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyiapkan 200 alat rapid antigen. Karena jumlahnya terbatas, pengunjung Puncak diminta melakukan rapid antigen secara mandiri.

"Ya memang ini terbatas, jadi pemerintah daerah menyiapkan tidak banyak. Bagi yang tidak bisa dirapid di sini untuk mencari rumah sakit terdekat dirapid kemudian juga pihak hotel atau tempat wisata beberapa menyediakan rapid mandiri," tutup Agus.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini