Puncak Arus Balik Nataru, 16 Ribu Penumpang KA Tiba di Jakarta Hari Ini

Tim Okezone, Okezone · Minggu 03 Januari 2021 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 338 2337993 puncak-arus-balik-nataru-16-ribu-penumpang-ka-tiba-di-jakarta-hari-ini-N9yYwKml15.jpg Ilustrasi Stasiun Pasar Senen (Foto: Okezone)

JAKARTA - Puncak arus balik kereta api akan terjadi hari ini, Minggu 3 Januari dan Senin 4 Januari 2021. Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021 sendiri telah berjalan 17 hari.

Sepanjang masa angkutan Nataru 2020/2021 tersebut (18 Desember 2020 - 3 Januari 2021), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta secara total telah memberangkatkan 125.131 penumpang KA dari Stasiun Gambir, Pasarsenen dan Jakarta Kota.

"Memasuki awal tahun 2021, masa Angkutan Nataru 2020/2021 di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta sudah mulai terjadi arus kedatangan penumpang KA. Hari ini (3/1) dan Senin (4/1) menjadi puncak arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta," ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).

Baca Juga: Puncak Arus Balik Libur Nataru Hari Ini, 205 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk ke Jakarta

Eva mengatakan, tercatat, pada Minggu 3 Januari 2021 sekitar 16 ribu pengguna jasa tiba di area Daop 1 Jakarta, sementara untuk Senin 4 Januari 2021 diperkirakan tercatat sekitar 15 ribu lebih penumpang KA Jarak Jauh yang yang akan tiba di area Daop 1 Jakarta baik di Pasar Senen, Gambir, Stasiun Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jatinegara, yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Dari angka tersebut, pada puncak arus balik Minggu (3/1) terdapat 39 KA yang tiba di Daop 1 Jakarta, di antaranya 22 KA tiba di Stasiun Pasarsenen dan 17 KA di Stasiun Gambir. Sedangkan pada hari Senin (4/1) terdapat 37 KA, diantaranya 21 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 16 KA di Stasiun Gambir," tuturnya.

PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh penumpang yang berangkat dan datang ke area Daop 1 Jakarta dalam kondisi sehat jika melihat berdasarkan berkas rapid Antigen dengan hasil negatif yang wajib dimiliki penumpang saat akan berangkat dari dan menuju area Daop 1 Jakarta dengan masa berlaku 3(tiga) hari. Selain itu, kesehatan penumpang juga dipantau melalui pemeriksaan suhu tubuh sebelum berangkat dan disepanjang perjalanan KA secara berkala s.d tiba di Stasiun Akhir untuk memastikan seluruh penumpang memiliki suhu tubuh normal.

"Hal tersebut merupakan SOP yang wajib dilakukan untuk keseluruhan pemberangkatan KA di seluruh stasiun keberangkatan KA," ujarnya.

Baca Juga: Tanpa Perayaan Malam Tahun Baru, Volume Sampah Normal

Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta, Eko Purwanto, menyampaikan, "penumpang yang tidak dapat memenuhi dua syarat protokol kesehatan tersebut, yakni surat rapid antigen dengan hasil negatif dan suhu tubuh tidak melebihi 37,3 derajat dipastikan tidak dapat melakukan perjalanan KA. Meski pada masa angkutan Nataru jumlah pengguna mengalami peningkatan namun Daop 1 Jakarta memastikan seluruh protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin baik untuk penumpang dan petugas".

Sementara terkait layanan Rapid Antigen di Area Daop 1 Jakarta, Sejak awal layanan tersebut berlangsung pada 21 Des 2020 hingga 2 Jan 2021 terdapat sekitar 40 ribu calon pengguna yang melakukan rapid di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Calon pengguna yang mendapatkan hasil positif maka tidak akan diperkenankan untuk berangkat, adapun biaya tiket akan langsung dikembalikan dengan bantuan petugas, selanjutnya yang bersangkutan akan ditempatkan diarea khusus untuk diberikan pengarahan oleh tim Dokter agar melanjutkan pemeriksaan ke Rumah Sakit dan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

Sebagai upaya pencegahan Covid-19 para pengguna juga diberikan Faceshield dari PT KAI dan diwajibkan untuk menggunakan Faceshield tersebut sepanjang perjalanan hingga tiba di stasiun tujuan. Para pengguna juga dihimbau untuk memakai baju lengan panjang.

PT KAI Daop 1 Jakarta konsisten menerapkan protokol kesehatan di area stasiun dan di atas KA, untuk penumpang KA keberangkatan maupun kedatangan. Selain menambah perangkat pencuci yang disejumlah area pelayanan, Daop 1 Jakarta juga menyediakan ruang isolasi sementara baik di Stasiun dan Diatas KA untuk digunakan sewaktu-waktu jika dibutuhkan untuk penanganan

PT KAI Daop 1 juga memastikan upaya pencegahan penyebaran Covid 19 juga dilakukan dari sisi prasarana stasiun dan sarana kereta. Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit sekali, kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan seperti cairan antiseptik dan perangkat cuci tangan yang dilengkapi sabun dipastikan selalu tersedia dan berfungsi baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini