Dipanggil Polisi, Korlap Aksi 1812 Siap Jalani Pemeriksaan Hari Ini

Helmi Syarif, Koran SI · Selasa 05 Januari 2021 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 338 2338940 dipanggil-polisi-korlap-aksi-1812-siap-jalani-pemeriksaan-hari-ini-ahXmA1y6Fq.jpg Aksi 1812 (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Koordinator lapangan (korlap) aksi 1812 Rizal Kobar memastikan akan memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Rizal mengatakan akan hadir pada panggilan hari ini, Selasa 5 Janarui 2021.

Dia menuturkan, panggilan pada hari ini merupakan panggilan kedua baginya. Sebelumnya polisi telah menganggendakan pemeriksaan pada 29 Desember 2020 lalu, namun dia berhalangan hadir.

"Iya saya insya Allah hadir, suratnya sudah dilayangkan. Sebenarnya pemanggilan pertama tanggal 29 Desember saya minta ditunda karena saya di luar kota saat itu," katanya.

Baca Juga:  Slamet Ma'arif Diperiksa Penyidik Terkait Video Ajakan Aksi 1812 

Rizal mengaku tidak ada persiapan khusus perihal rencana pemanggilan di Polda Metro Jaya. Sebab, dia meyakini aksi 1812 tersebut tidak melanggar aturan apapun.

Menurut Rizal, pihaknya tidak melakukan tindakan kerumunan mengingat aksi demonstrasi tersebut telah dibubarkan kepolisian sebelum bisa digelar. "Bagi saya itu bukan masalah karena saya pribadi juga belum melakukan aksi karena sudah dibubarkan. Saya membuat statement jam 14.00 WIB kurang lima menit untuk semua pendemo pulang dan bubarkan diri. Jadi saya di lapangan tidak berkumpul banyak karena kondisinya sudah diusir oleh pihak keamanan," terangnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya tengah melakukan penyidikan terkait kerumunan dari aksi demonstrasi 1812. Polisi menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan kepada Rizal Kobar selaku korlap aksi 1812.

"Ya, kita jadwalkan ada pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Baca Juga:  11 Jam Diperiksa, Slamet Ma'arif Dicecar 34 Pertanyaan Soal Aksi 1812 

Pemeriksaan direncanakan digelar di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Selain Rizal Kobar, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan kepada dua orang lainnya berinisial AR dan AS. Namun, Yusri belum memerinci kapasitas keduanya tersebut dari aksi 1812. Ketiga orang tersebut diperiksa dengan status masih sebagai saksi.

Kemarin penyidik juga telah memanggil dua orang saksi terkait aksi. Dua saksi tersebut merupakan Ketum PA 212 Slamet Ma'arif serta satu saksi inisial A selaku pemilik mobil komando. Namun, dari dua saksi tersebut, baru Slamet Ma'arif yang memenuhi panggilan kepolisian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini