Ledakan Las Karbit Picu Kebakaran di Bekasi, 3 Orang Tewas

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 06 Januari 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 338 2339986 ledakan-las-karbit-picu-kebakaran-di-bekasi-3-orang-tewas-mDvK23GNvH.jpg Kebakaran di Bekasi, Jawa Barat (Foto: Abdullah M Suryaja)

BEKASI - Kebakaran meluluhlantakan rumah semi permanen di Kampung Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/1/2021. Akibatnya, tiga orang penghuni rumah tewas mengenaskan hangus terbakar. Sedangkan, dua korban selamat mengalami luka bakar cukup serius.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Aceng Solahudin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Objek yang terbakar yakni rumah semi permanen yang dijadikan tempat usaha las karbit dan kusen dan menjadi tempat tinggal korban.

“Jadi di rumah semi permanen itu dijadikan rumah tinggal, tempat pembuatan kusen dan bengkel las karbit. Posisi rumah di tengah-tengah, belakangnya bengkel, tempat kusen di depan,” katanya.

Baca Juga:  Pom Bensin di Parung Bogor Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran dipicu karena ledakan besar yang berasal dari sebuah drum yang berisi las karbit. Baca Juga: Permukiman Padat Penduduk di Koja Terbakar, 4 Warga Terluka 

Rumah yang dihuni oleh 5 orang tersebut kemudian terdampak ledakan. Barang-barang rongsokan di dalam rumah juga menyebatkan api begitu cepat merambat. Karena ada bangunan semi permanen, jadi api cepat merambat. Ledakannya juga besar hingga radius 50 meter.

“Total luas bangunan yang terbakar kurang lebuh 135 meter persegi,” ungkapnya. Akibatnya, sebanyak 3 orang dilaporkan meninggal dunia. Dua di antaranya meninggal di lokasi kejadian, sedangkan 1 orang lainnya menghembuskan napas terakhir saat dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, 2 orang korban lainnya selamat dan menderita luka bakar. Mereka dilarikan untuk menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi. Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Si jago merah dipadamkan pada 13.10 WIB. Hingga kini, identitas korban masih diidentifikasi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini