Polisi Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus RS Ummi, Ini Tanggapan Bima Arya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 11 Januari 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 338 2342526 polisi-tetapkan-3-tersangka-dalam-kasus-rs-ummi-ini-tanggapan-bima-arya-GTni3BnXuA.jpg Wali Kota Bogor, Bima Arya (foto: Okezone.com)

BOGOR - Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus RS Ummi Kota Bogor. Ketiga tersangka itu adalah Habib Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi dr Andi Tatat, dan menantu Habib Rizieq M. Hanif Alatas.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto enggan mengomentari penetapan tersebut. Yang pasti, dirinya tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

"Iya kan wilayahnya kepolisian. Ya kita menghormati proses hukum itu aja," kata Bima, kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Senin (11/1/2021).

Baca juga:  Ditetapkan Tersangka Kasus RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Dijerat Pasal Berlapis

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab dan Direktur Utama (Dirut) RS Ummi, Bogor, dr Andi Tatat, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan tes swab.

Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan, selain mereka berdua, penyidik juga menetapkan menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas sebagai tersangka. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi akan berencana melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya pekan ini.

Baca juga:  Bareskrim Cecar Dirut RS Ummi 35 Pertanyaan Terkait Kasus Swab Habib Rizieq 

RS Ummi dilaporkan Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 14 Ayat 1, 2 UU Nomor 4 Tahun 1984.

Dalam laporannya, RS Ummi diduga menghalangi atau menghambat Satgas dalam penanganan atau penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19 yang akan melakukan swab tes terhadap salah satu pasiennya yang diduga terpapar Covid-19.

RS Ummi Kota Bogor dinilai tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait protokol proses penanganan terhadap pasien tersebut.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini