Staf Disdik Kota Tangsel Meninggal karena Covid-19, Layanan Administrasi Ditutup

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 13 Januari 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 338 2343826 staf-disdik-kota-tangsel-meninggal-karena-covid-19-layanan-administrasi-ditutup-f1sVLrNXQ7.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

TANGERANG SELATAN - Kabar duka datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Salah seorang stafnya bernama Haris Sulistio, dilaporkan meninggal karena Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono mengatakan, pihaknya juga menutup sementara layanan administrasi, di Gedung III Lantai 1 dan 2, Komplek Balaikota Tangsel, karena ada yang terpapar virus Corona.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat yang saat ini merasa terganggu karena pelayanan administrasi sementara ditutup selama dua hari sejak tanggal 13-15 Januari 2021," kata Taryono, kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Dilanjutkan dia, penutupan sementara dilakukan untuk proses sterilisasi gedung dengan penyemprotan disinfektan.

"Penutupan ini untuk mensterilkan gedung dengan melakukan penyemprotan. Untuk sementara, pelayanan Disdikbud dilayani melalui online dulu. Ada beberapa staf terkonfirmasi positif covid-19, dan ada yang meninggal," jelasnya.

Baca Juga : Angka Kematian Terkait Covid-19 Pecahkan Rekor, 306 Orang Meninggal

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, ada sekira 50 ASN di lingkup Pemkot Tangsel yang saat ini berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. "Mungkin sekitar 50 orang ada," katanya.

Sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Tangsel pun dilaporkan meninggal akibat Covid-19. Di antaranya adalah Kepala Dinas Pariwisata Dadang Sofian, dan pensiunan TB Suradi. Keduanya dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini