Tinjau Penyaluran Bansos Tunai, Anies: Ingat, Uangnya untuk Kebutuhan Keluarga

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 13 Januari 2021 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 338 2343982 tinjau-penyaluran-bansos-tunai-anies-ingat-uangnya-untuk-kebutuhan-keluarga-i68yU86jUG.jpg Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021). 

Penyaluran BST ini merupakan upaya untuk meringankan dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

"Kami memantau distribusi BST di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01, prosesnya berjalan baik dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Anies.

Anies berpesan kepada para penerima BST agar menggunakan dana bantuan tersebut dengan bijak dengan memprioritaskan kebutuhan keluarga.

"Bapak-bapak diingat ya, uangnya untuk kebutuhan keluarga, kalau sempat juga buat menghidupkan lagi usaha bapak-bapak dan Ibu-ibu. Mudah-mudahan lancar semua ya," ucap dia.

Lokasi penyaluran terdapat total 814 titik sekolah yang tersebar di 6 wilayah kota/kabupaten administrasi, dengan 160 titik sekolah yang digunakan setiap hari untuk penyaluran.

Baca juga: Resmikan RS Covid-19, Anies: Semoga Jadi Babak Baru, 2 Hari Lagi Vaksin Digunakan

Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Bank DKI per hari Selasa, 12 Januari 2021 mulai menyalurkan BST Pemprov DKI Jakarta secara bertahap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, besaran BST DKI Jakarta sebesar Rp300 ribu per bulannya yang diberikan selama empat bulan dari Januari hingga April tahun 2021.

"BST tersebut disalurkan melalui rekening dan diberikan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI," ujarnya.

Pelaksanaan penyaluran BST kepada 1.055.216 penerima manfaat dilakukan mulai Januari tahun 2021 secara bertahap dan bergiliran dari satu wilayah administrasi DKI Jakarta ke wilayah administrasi lainnya.

Setiap lokasi distribusi BST dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari. Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi.

Herry menambahkan, penerima BST wajib membawa undangan, KTP dan Kartu Keluarga (Asli & Fotocopy). Kemudian, jika penerima BST berhalangan hadir sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini