Sudah Ikhlas, Keluarga Kapten Afwan Gelar Shalat Gaib

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 14 Januari 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 338 2344073 sudah-ikhlas-keluarga-kapten-afwan-gelar-shalat-gaib-ncJ1z4h54J.jpg Keluarga kapten Afwan gelar Shalat Gaib (foto: Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Keluarga Kapten Afwan pilot Sriwijaya Air SJ 182, menggelar shalat gaib di Komplek Bumi Cibinong Endah, Kabupaten Bogor, Rabu (13/1/2021) malam. Solat gaib ini sebagai wujud keikhlasan dari keluarga.

"Ini (permintaan) istrinya, sudah mengikhlaskan dengan dasar mungkin temuan yang sekarang sudah kelihatan, juga nasihat-nasihat takziah sebelumnya itu sudah menerima bahwa ini takdir Allah," kata perwakilan keluarga Saeful Anwar, kepada wartawan.

Baca juga:  Ini Cara KNKT Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air jika CVR Tak Ditemukan

Saeful menambahkan, gaib ini baru pertama kalinya dilaksanakan di kediaman Kapten Afwan semenjak musibah jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182. Akan tetapi, sempat digelar juga solat gaib di masjid komplek.

"Ini (shalat gaib) yang pertama di rumah duka. Tapi sebelumnya, malam Selasa kemarin pihak keluarga warga RW 10 juga sudah melaksanakan shalat gaib di Masjid Ad Daulah dekat rumah," tambahnya.

Baca juga:  KRI Parang 647 Temukan Velg Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Rencananya, shalat ghaib akan kembali digelar usai melaksanakan ibadah shalat Jumat. Termasuk pengajian selama 7 hari di kediaman Kapten Afwan.

"Pengajian Insya Allah selama 7 hari," terangnya.

 

Di sisi lain, Saeful yang merupakan sahabat dan tetangga dari Kapten Afwan itu mengaku keluarga berencana memakamkan jenazah sang kapten di Pemakamam Umum Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor jika sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

"Kalau (jenazah Kapten Afwan) ditemukan, akan diproses seperti pada umumnya," tutup Saeful.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu 9 Januari sekira pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Dari data manifest, pesawat diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini